Life is a bitch … so why so serious ?


Tell Me Your Dreams

sidney_sheldon-tell_me_ur_dreamsMuda, enerjik, pintar, seksi dan menggairahkan …
Dari cupertino, silicon valley, roma hingga paris …
Empat pria, mati menggenaskan tanpa penis …
Kebiri adalah hal yang hanya dilakukan kepada binatang .. bukan manusia

Alter … diam di dalam diri
Saat dia ingin, maka dia akan tetap diam dan menonton …
saat dia mulai berkuasa, maka kita hanyalah sebuah pribadi lain dari sosok yang sama
pernahkan terbayang akan ada 3 jiwa dalam sebuah raga yang sama?

Persidangan, ruang pengakuan dengan lampu menyala terang dan menyilaukan
Memaksa Ashley mengakui perbuatan yang sampai mati pun tak akan diakui pernah dilakukannya
Tony yang melakukan, tapi saat itu Ashley tidak pernah mengenal Tony
Walaupun seakan semua tangan saksi menunjuk jelas kepadanya seakan sebuah senapan laras panjang yang siap memuntahkan pelurunya ….

Hari ini …
di sebuah tempat di luar California, Ashley dan 2 jiwa lainnya duduk di ruang piano
Kadang dia bermain piano, kadang dia menyanyi dengan aksen Inggris yang kental
dan pada akhirnya … Ashley harus tertidur dengan mata sembab penuh air mata …
Rumah rehabilitasi begitu kata orang … tetapi disebut kepada pasien hanya untuk menyembunyikan nama Rumah Sakit Jiwa …

Sampai kapankah Ashley merasa terpuruk dari dunia luar dan pandangan cemooh yang selalu melihat dia sebagai pembunuh wanita sadis yang menghabisi pria korbannya tanpa penis ?
Apakah MPD (Multiple Personality Disorder) adalah sebuah dosa? atau hanya sebuah penyakit yang kata dokter-dokter gila itu akan sembuh?

All I want is to get my normal life (Ashley Patterson)

“All around the mulberry bush,
The monkey chased the weasel.
The monkey thought ’twas oil in fun,
Pop! goes the weasel….”

- Tell Me Your Dreams, Sidney Sheldon -

Frasa di atas itu cuma gambarin sinopsis singkat dari salah satu novel yang paling gue demen. Gue udah baca novel ini 3 kali sejak gue jatuh cinta pertama kali ama novel ini di kelas 1 sma dan bahkan sempat ngarep kalo novel ini akan diangkat ke dunia layar lebar. Walo rada thriller (which is not my favorite type of movie), tapi kali ini gue akan nonton. Gue suka baca novel dan salah satu penulis novel favorite gue adalah Sidney Sheldon. Dari beberapa judul novel doi yang udah gue baca, maka Tell Me Your Dreams adalah novel dia yang gue suka dan gue baca lebih dari satu kali.

Nah karena ada pepatah bijak yang bilang sesama manusia harus saling berbagi maka untuk para pembaca yang penasaran ama novel ini, gue akan share dalam postingan ini (but I’m very sorry this is English version. Kalo mau cari bahasa Indonesianya mungkin beberapa bookstore masih jual atau mau cari di buku loak juga boleh).

Download here …


from gondrong to cepak …

Nah lho … buset banget kan judulnya? Padahal intinya cuma satu .. yupe, that’s true.It’s about new hair style. Setelah ada pergolakan bathin di dada akhirnya gue mutusin untuk cepak in rambut gue. Belakangan gue sering banget kucir rambut ke kantor dan kalo gue liat kok bawaannya gue keliatan kurang seger karena rambut yang dikucir seadaanya dan tanpa ada jiwa seni sedikit pun. Kmaren-kmaren gue liat mariana renatha juga cepak, trus rihanna juga cepak, kmaren gue liat juga cewe di mall cepaknya bagus … dan I think I’m in love with the hair ato emang sekarang trend rambut udah balik lagi ke jaman cepak?

Akhirnya setelah tanya-tanya tukang salon langganan gue dan dia juga rekom model rambut begitu. Gue putusin untuk ikutan bercepak ria. Jadilah rambut gue yang sebelumnya nyaris mencapai ketek sekarang tinggal seleher dan itu juga modelnya sedikit cepak.

Mau tau beberapa pendapat temen gue tentang rambut baru gue?

Wiwin : duh kak pesta china banget ?
Gue    : loe ke orang yang ke sejuta ngomong itu ke gue. Sejak gue di jakarta, 70% responden bilang gue orang chinese, 20% bilang gue batak dan 10% menduga-duga salah(Ada yang bilang gue kalimantan, menado, nias, tapi gak ada yang nebak gue jayapura). Bahkan beberapa hari lalu seorang cukong kacamata di mangga dua kasih anaknya ke gue dan bilang ke anaknya ‘tuh ama mama ajah’?. Ada dua kesimpulan yang bisa diambil. Apa si cukong cukup gila sehingga bisa duga gue biniknya ato kedua kalo gue mirip ama biniknya. Tapi gue rasa kesimpulan kedua yang bener, soalnya dia orang keliatan cukup waras dan hmmm ‘cakep’.Tapi pada akhirnya kejujuran terkuak juga setelah gue ngomong nama gue. Pesta ? sounds very batak bukan?

Silvi : “ta, kok dipendekkin jadi kaya cowok gitu”
gue : gpplah sil, ini masih masuk dalam kategori rambut cewe kok. gue bisa jamin kalo cowok modelin rambutnya kayak gue pasti bakalan keliatan cemen. Wanna try boys?

Siby : “jelek ta, gue suka rambut loe yang kmaren yang panjang gitu”
Gue : gpplah by, sekali-sekali tampil jelek masih tetep afdol kan?
Ini dia namanya gue rendahin diri naikin mutu.

Uchi : “bagus kok ta … keliatan loe lebih fresh gitu”
Gue  : makasih chi, moga2 itu kejujuran dari relung hati loe yang paling dalem, kalo gue tau lo boong maka dengan amat terpaksa jatah pisang katering, gue hibahin ke rakyat jelata lainnya.

Tinor : bagus kok pes, keliatan loe lebih fresh dan lebih muda gitu
Gue : makasih da, gue tau loe selalu dukung gue dalam keadaan apapun bahkan di saat paling nestapa sekalipun.

Tini : “duh dedek … sayang banget rambutnya? kok dipotong sih?”
gue : terima kasih buat kejujuran dan rasa sayangnya ke rambut gue. Tapi dengan begini gue bisa hemat waktu dengan komposisi sebagai berikut :
- 5 menit untuk keramas dan pake kondisioner (ini juga kadang lebih kalo ada gangguan air di kamar mandi)
- 5 menit buat hair-dryer dan pake tonic
- 5 menit buat pake roll rambut
- serta menit-menit lainnya buat sisiran secara sekarang cukup dengan jari-jari tangan gue bisa ’show on’.Dengan demikian bertambahlah pundi-pundi jam tidur gue setiap hari.

Mami : (abis gue telepon tentang rambut gue) “oh ya gpplah, asal bagus pasti bagusnya itu”
Gue : gue tau nyokap gue seneng gue dlm pose rambut pendek daripada panjang, dulu  banget … dia ini orang yang selalu ngebujuk gue buat gunting rambut.

Medwin : oh gosh, si JB belum ngoceh .. secara nih anak senang banget nyela gue dan sama kejamnya kaya gue juga nyela dia. Tapi gini2 ini sohib gue paling sotoy dan bisa bikin ketawa di kantor.

Mbah adi : “hihih … kayak sapa tuh ta rambutnya, kayak rehanna ya?”
Gue : yaollo ostopillo mbah, Rihanna …. inget Rihanna bukan Rehanna !!! walo cuma beda satu konsonan tapi tetep aja gak enak didenger. Si mbah ini salah molo !!! (*sambil getok-getok kepala di dinding serta berharap moga telinga Rihanna gak cukup kuat buat denger salah eja dalam namanya, kalo gak si mbah bisa diembargo dan gak dikasi ijin buat dengan suara Rihanna bahkan dari mp3 bajakan sekalipun)

Kung Wong : senyum-senyum doang
Gue             : gak heran sih kung wong begitu, klo gue ngoceh ajah baru dia ikutan nimbrung.

Maman Somay : “walah ta… ini namanya model apa? “(pengenalan maman: temen antah berantah nya mbah Adi, sang empu DBA)
Gue                 : nih anak gue gak tau dia niat mo samain modelnya ama gue ato penasaran, tapi gue punya jawaban yang cukup unik. Rambut model pancaroba yang ngetop sejak terjadinya resesi global.

other members: ciyehhhh … ciyehhh …
gue                  :dalam KBBG (kamus besar bahasa gaul, ciyeh digunakan untuk aktivitas sorakin orang, ceng in orang atau sejenis tatapan kagum tak terungkapkan dan sejenisnya. Tapi yang jelas kata ini masih memiliki makna yang ambigu dan masih dalam tahap penelitian mendalam untuk mendapatkan arti kata ciyeh yang sesungguhnya).

Fans2 katering lainnya : wah rambut baru ya bu? keren kok (ini dia para fashionista di kantor yang aware ama perubahan para karyawan2 di ASM, termasuk gue yang tiap hari wara-wiri lantai 1-4 buat bagi katering). Fans lain yang diem (ini dia yg gak peduli ama gaya pengurus katering selain perut yang berukuran sejengkal dan harus diisi secepatnya).

PS: di kantor dengan semena-mena gue klaim ada divisi baru yang tumbuh sebagai bagian dari IT, yaitu divisi katering … dimana gue sebagai manajer, staf keuangan, pemasaran, humas dan collection

Overall from me …
thanks buat yang udah comment atas rambut gue yang baru, gue hargain pendapat dan komentar loe semua and it shows me that I’m loved (*mohon jangan ada yang muntah dulu ato sampe pingsan karena gue belum selesai ngomong dan juga orang pingsan karena dengar orang pidato gak dicover ama medicare kantor) and you care of me. Apapun itu komentarnya, I just love my new hair :)

NB: pic nyusul, secara gue belum pernah fotoan dengan rambut baru …


Cerita konyol tentang dukun …

Apakah anda berpikir dukun itu selalu pintar dan tau segalanya?

Lemme tell ya’ a bit story of a shaman

“hen … sapa yang masuk dan mandi di bak mandi. Kok ada jejak kakinya ?”

Suara ibuku dengan nada 1 oktaf dari yang dianjurkan oleh pemusik masa kini menggelegar kencang di seisi rumahku. Mungkin perlu sedikit pengenalan akan sosok ibuku dan ciri khasnya. Dia adalah tipikal orang yang jarang bisa bicara dengan ½ suara.Darah jiwa batak mengalir keras dalam tiap nadinya dan mungkin itulah salah satu alasan yang tidak bisa ditawar mengapa dia memiliki suara yang kencang itu. Bahkan kalo bisa sedikit bersaksi sampai sekarang suara itu tetap menjadi ciri khasnya, tidak jarang aku harus menjauhkan jarak kupingku dengan ponselku jika dia menelepon. Jangan harap aku sering meminta dia untuk mengulangi perkataannya 2 kali dengan alasan tidak jelas kedengaran, yang terjadi malah sebaliknya dia yang sering memintaku untuk mengulang perkataanku di ponsel. Aku bahkan bisa menjamin jika suatu saat ibuku meninggal dan dia mendapatkan tiket di sebuah tempat yang disebut surga, maka Tuhan bisa mengeliminasi suara penabuh genderang surga dan fungsi itu dialihkan kepada ibuku.

Kembali ke kasus bak mandi.

Miss hennie kecil yang saat itu masih berumur 10 tahun tentu saja bergidik. Walau harus kuakui sebenarnya akulah yang melakukan ritual jejak bak mandi. Bak tersebut sudah mulai jorok airnya, dan aku bisa menebak bahwa pasti setelahnya ibuku akan menguras isinya dan mengganti dengan air keran yang baru. Itulah latar belakang mengapa aku niat masuk kesana.Maksudnya aku nyemplung ke dalam bak mandi dan bertingkah seolah-olah aku berada dalam kolam renang. Setelah orang tuaku memutuskan untuk mudik jangka panjang alias pindah dari bandung ke parapat, yaitu sebuah kota kecil di pinggiran danau Toba, maka jangan harap kau akan melihat gambaran indah waterbom yang berada dalam kawasan wisata Ancol lengkap dengan ban pelampung dan selonjoran yang sampai sekarang aku tidak tahu berapa panjangnya (ya namanya udah maen selonjoran … sebodo amat mau tau panjangnya berapa). Ritual bak mandi juga ingin sekali kulakukan karena hidup dalam keluarga sederhana sudah cukup membuat kami sekelurga bahagia, dan hal itu tidak perlu semakin disempurnakan dengan adanya kolam renang. Danau toba yang adem dan indah, cukup luas dan tak berbatas untuk dijadikan kolam massal. Aku sendiri bahkan kadang berpandangan aneh bahwa kenapa ayahku bela-belain bikin kolam bebek yang mungkin dalam jangka setahun ke depan akan berakhir di sebuah piring di meja makan dan sebelum disantap akan didoakan agar menjadi berkat. Setelah sebelumnya kami puas memanen embrio mereka yang setengah jadi alias telur . Nasib seekor ternak akan selalu begitu. Mengerikan.

Akhirnya dengan suara yang tak kalah kencang untuk mengimbangi nada sopran ibuku, aku menjawab “gak tau maaa “ dengan sebuah senyuman puas. Sama seperti seorang anak seusiaku yang sukses melakukan kebohongan besar seakan-akan dalam scene itu Queen menyanyikan tembang anyar mereka “we are the champion … my friends” sebagai sontrek pelengkapnya. Sempurna !.

Akhirnya makan malam tiba dan hal ini selalu kunantikan setiap hari. Di awal narasi aku katakan bahwa ibuku memiliki suara yang lantang, maka ciri khas beliau berikutnya adalah dia sangat pintar sekali memasak. Selain memiliki bakat ini dari mendiang nenekku yang juga jago masak, ibuku menghabiskan masa sekolah menengah kejuruannya di sebuah sekolah tata boga di ibukota kabupaten. Maka sempurna sekali bakat, hobi dan akademik tergabung menjadi satu.

“Aneh juga lho … kalian liat juga gak jejak kaki di bak mandi kamar mandi atas. Kayaknya ada mahkluk jadi-jadian yang mengganggu rumah kita. Hati-hati aja kalian bah”, begitulah ibuku memulai percakapan makan malam kami segera setelah kata AMIN diucapkan serentak.

(akhiran “bah” sudah baku di dalam bahasa Batak, jadi jangan tanyakan artinya itu bahkan kepada orang batak sekalipun. Karena engkau akan mendapatkan jawaban yang sama. Bah = penegasan kalimat berita yang diucapkan oleh subjek. –red).

“Aku gak ada liat ma. Emang banyak ya ?” aku juga buka suara.

Percakapakanku barusan sebenarnya lebih mirip disebut asbun – asal bunyi daripada benar-benar ingin menanyakan. Kalau anda pernah dengar istilah maling teriak maling, maka pertanyaanku barusan adalah wujud nyatanya. Diungkapkan hanya agar keliatan innocence dan tak bersalah sama sekali.

“Iya banyak … mama aja jadi seram liatnya. Merinding mama bah”, ujarnya tetep disambung dengan akhiran bah.

Topik jejak kaki dalam bak hanya berakhir sampai disitu karena semua orang sibuk dengan makan malam mereka. Ikan teri + kacang dan sayur daun ubi tumbuk menjadi magnet yang menyerap setiap kami untuk tetap konsentrasi pada makan malam bukan pada cerita ibuku dan mahkluk bak mandi. Selain itu, aku juga tau kalo dalam sesi sebelumnya ibuku udah duluan curhat dengan ayahku, jadi mungkin juga ayah rada males nanggepinnya.

Besok sorenya, ibuku mandi sore lebih cepat dari aku. Suatu keanehan karena hari itu masih jam 4 sore dan biasanya ibuku akan mandi setelah jam 5 sore. Setelah diusut, ternyata dia baru saja mandi kembang 7 rupa yang didapet dari orang yang memiliki profesi dukun dan si dukun mewajibkan kami semua mandi dengan kembang 7 rupa itu sebagai syarat agar mahkluk yang menjejakkan kakinya di bak tidak pernah datang lagi (kedengaran seperti hantu cabul ya? Masuk ke kamar mandi). Bahkan informasi dari adekku menyebut bahwa sebelum memulai mandi keramat itu, ibuku mengucapkan mantera seperti yang dijelaskan oleh si dukun dalam terapi untuk mendapatkan kembang tersebut.

Aku hanya manggut-manggut dan pesan sang bunda untuk ikutan mandi bersama kembang tujuh rupa yang mana salah satu kembangnya aku lihat seperti bunga kembang sepatu yang ditanam di sekolah. Walau rada cabul untuk mengungkapkan akitivitas dalam kamar mandi, tapi aku putuskan sekali ini untuk membeberkannya. Aku tidak mandi dengan kembang tujuh rupa. Kembang itu kupakai untuk membersihkan kamar mandi dan sebagian bunganya aku buang keluar melalui saluran pembuangan. Aku tahu dan sadari aku bukan mahkluk beragama yang tidak pernah jatuh ke dalam dosa, jika mungkin bukan aku pelakunya dan ternyata jejak kaki itu ada maka mungkin aku akan ikutan mandi kembang 7 rupa. Tapi dengan jelas dan tanpa adanya tekanan, jejak dalam bak mandi itu adalah jejakku yang saat itu sedang mabuk mandi kolam renang.

Aneh sekali kenyataan barusan, ibuku menyatakan bahwa dukun itu hebat dan berpengalaman. Mungkin kalau untuk ukuran kecamatan, maka dukun itu bisa disetarakan dengan Mama Loren yang memiliki kemampuan cenayang melintasi dimensi ruang dan waktu. Orang bule bilang ‘sixth sense’. Kenyataan yang terjadi membuatku tersenyum puas, dukun professional jelas kalah telak dengan miss hennie kecil. Kenapa dia tidak bisa menebakku yang notabene adalah normal dan tidak memiliki indra keenam ? Mungkin juga dia tidak bisa menebak bagaimana mahkluk kasat mata?

Hal ini bukan berarti aku merendahkan orang-orang yang berprosefi sebagai dukun, tapi mungkin saja dia adalah mahasiswa DO di kampus Sekolah Tinggi Ilmu Alam Gaib, tetapi tetap bernapsu untuk berkarir di jalur dukun. Maklum sering kali sosok dukun dianggap maha tahu dan bijaksana di masyarakat. Walaupun berbohong tapi mereka tetap dibayar dengan kebohongan mereka tersebut.

Akhir wisudaku kmaren aku ceritakan kepada ibuku tentang kejadian ini. Awalnya ibuku marah tetapi akhirnya dia tertawa dan menyesalkan kenapa aku tidak akui saja kesalahan itu di awal-awal aku baru menjejakkan kaki di bak, maka dengan terpaksa dia harus merelakan beberapa rupiahnya ke tangan dukun. Tapi aku masi bisa berkelit dan mengatakan seharusnya dia tidak usah mengingat itu lagi toh waktu itu kan belum ada inflasi dan krismon. Jadi harga nilai tukar dolar masih tetap berada di angka 2400-2500. Coba bandingkan jika dibayar sekarang.

Pengalaman ini adalah salah satu hal terlucu dan terkonyol yang pernah aku dapatkan. Dukun adalah manusia, jadi jangan terlalu percaya ama dukun. LOL !!!!


temanku bercerita soal jatuh cinta …

PS: ini postingan dari temen gue … dan dia pengen share ke kita semua. Narasumber pengen namanya dirahasiakan, tapi kalo wahai kamu kaum pria yang niat dengan dia. PM gue, gue siap jadi makcomblang ….

When I’m Fall In Love

Jatuh cinta? Oh berjuta rasanya. Itu kata Titik Puspa, dan aku mengamininya. Jatuh cinta indah rasanya. Itu kata mereka, tapi kali ini aku ga setuju. Bagiku, jatuh cinta itu nyiksa banget. Kalau orang tanya udah berapa kali jatuh cinta? aku hanya bisa bengong dan bilang ga tau. Pernah pacaran? Iya pernalah. Berapa kali?? Hmm mungkin 5-7 kali.. Nah berarti pernah jatuh cinta 5-7 kali donk? Hmm engga juga.
Duh bingung kan? Samalah. Gini aja, kita bicarain tentang ketika aku jatuh cinta saja. You know, ga semua orang pada siapa aku jatuh cinta berakhir dengan suatu hubungan yang dinamakan Pacaran. Dan jujur aku akui bahwa dari 5 s.d 7 kali aku pacaran, aku benar-benar merasakan jatuh cinta itu hanya DUA KALI. You know guys, only TWICE! Kenapa kok bisa ya? Aku sih pikir karna dulu mungkin aku memutuskan untuk pacaran hanya karna dasar ‘he likes me, and i think he’s not too bad’. Gokil ga tuh? Bener-bener desperate? Engga juga sih. Karna aku gonta ganti pacar itu bisa dalam hitungan minggu. So you guess by ur self.

Kata orang pengalaman adalah guru yang baik. So let me tell you pengalaman pertama ku jatuh cinta. It was in my dream. Salah satu cwo yang sering gangguin aku di sekolah tiba-tiba menjadi my boyfriend. And aku merasa sangat bahagia! Sejak mimpi itu, aku bener-bener jatuh cinta sama dia. Singkat cerita, kita akhirnya jadian. Sempat beberapa bulan jalan, tapi akhirnya kandas ditengah jalan. Aku sakit hati karna merasa dicampakkan dan mecari pelarian. Yes, i got it. But i still in love with him. Setiap hari kalau ketemu dia rasanya pengen nangis aja. Pengen mukul dia. Pengen banget ga ketemu dia. Tapii kalo aku ga ketemu dia, aku jadi uring-uringan, celingak celinguk nyariin dia. Tapi begitu ketemu, eye to eye, rasa nya nyesel banget udah ngelihat dia, tapi hati ini seneng banget. Bukan Main! Today? I still in Love with him. But, it seems imposibble now. Aku dah nganggap dia temen dan begitu juga sebaliknya. Well, aku ga bisa bedain sih sebenarnya aku still in love ga sama dia, tapi aku masih sayang sama dia. Ga tau deh sayang temen atau someone special. Let time goes and told me what actually i fell about him.

Pengalaman kedua aku jatuh cinta adalah dengan orang yang sangat sangat tidak layak untuk di-jatuh-cinta-i. Tipikal laki-laki brangsek, playboy kelas kakap dan bener-bener GANTENG! The most difficult erassing of my Love Life Memory adalah si brengsek ini! Dia satu-satunya cwo yang bisa buat aku menangisi cinta. He played my feeling. Dan aku sudah tau itu. Tapi Gosh I trully couldn’t forget him. Butuh 3 tahun bagiku untuk terlepas dari jeratan masa lalu bersamanya. Ini adalah masa jatuh cinta terburuk sepanjang masa bagiku. Sekarang? Aku sudah melupakan nya. Dan dia tampaknya semakin berkibar dalam puncak karirnya sebagai play boy kelas kakap!

Oke, ini yang terakhir sampai hari ini. I was in love with my partner in office. Not at first time anyway, karna aku gda merasakan hal-hal yang spesial dari dirinya. Tapi kebersamaan membuat aku merasa, jatuh cinta! Indah rasanya.. Apalagi dia sepertinya juga jatuh cinta. Tatapan matanya, itu benar-benar bilang “aku kangen kamu” Gila. Aku narsis sendiri. Meskipun kadang-kadang aku senang karna GR sendiri menebak-nebak perasaannya, tapi dalam waktu yang singkat aku bisa tiba-tiba jadi ga semangat begitu tau something wrong dengan tatapan matanya. Aku cuma GR..iya cuma GR doank!! Dia ga suka sama ku. Uh, kalo udah pada situasi seperti ini, pengen aja rasanya pergi jauh, pengen rasanya pindah kantor. Sampai akhirnya aku jatuh dalam sebuah situasi dimana untuk melupakan seseorang, aku harus membencinya. You know, aku benar-benar membencinya tapi cinta! Aku ga lagi seramah dulu. Aku ga lagi pernah melihat kearahnya. Sekeras mungkin ku usahakan untuk melakukan pekerjaan ku tanpa bantuannya dan menghapus namanya dari list ym ku. And I make it. Eits bukan, bukan berhasil melupakan nya. Tapi berhasil membuatnya membenci ku! Kita tidak pernah jadian. Dan sampai saat ini, aku dan dia tidak pernah lagi bertegur sapa. Salah siapa? I dunno..

Ah kalau dilihat balik lagi, kok cuma tiga kali doank sih? Umur udah tuir gini, cuma segitu donk? Hello, kemana aja yah aku selama ini?? Hahaha.. Entahlah. Mudah-mudahan ke depan nya lagi aku bisa merasakan jatuh cinta. Dan mudah-mudahan tidak berakhir dengan kisah ‘jatuh cinta ku’ yang tiga itu. Tragis bo! Dan mudah-mudahan ga CLBK sama yang tiga itu. Cowo ga tiga itu doank kali! Ha..ha.. GW PENGEN JATUH CINTA LAGI…