Category Archive
The following is a list of all entries from the Experience category.
tentang Boobs …
Judulnya dahsyat banget bukan? Like I told you before, saya lagi seneng-senengnya nulis dan inspirasi yang saya dapatkan itu dari kaum saya, kaum hawa.
Taukan boobs itu apa? *dalam bahasa Indonesia disebut dengan Payudara atau Buah Dada*(jika anda masih kurang umur, pasti ekpresi anda seperti merasa tercekat, kemudian terkikik sambil menutup mulut anda dengan kedua tangan), jika anda seorang pria (saya yakin anda akan memantapkan diri anda untuk membaca postingan ini sampai selesai).
Salah satu bagian tubuh yang saya sukai adalah dada. Kenapa? selain bentuknya indah, proporsional, hanya kami kaum wanita yang memilikinya.Saya yakin sekali, lebih dari 1/2 populasi dunia dengan jenis kelamin wanita akan setuju dengan saya, pasalnya itu adalah salah satu aset indah yang dimiliki dan harus dijaga.
Beberapa bulan yang lalu, saya pernah ribut dengan salah seorang teman kantor saya gara2 masalah public abuse yang melibatkan “dada” … kira2 gini ceritanya :
Hari ini saya ke kantor dengan memakai kemeja coklat dengan motif bunga di bordir tepat di dada sebelah kiri. Jadi jika seseorang ingin mengetahui detail bordiran tersebut dengan memegangnya, maka dengan sangat dipastikan dia juga memegang dada saya. Kembali ke kenangan akan baju ini, saya teringat kisah memalukan yang saya dapatkan dari baju ini. Sore itu jam menunjukkan pukul 16.30 – waktu dimana hampir seluruh populasi karyawan di jakarta dan daerah lain mulai bersuka cita. Itu artinya, dalam 1/2 jam ke depan untuk sementara waktu kita bisa ucapkan selamat tinggal kepada rutinitas kantor dan segala tetek bengeknya. Entah setan bandot apa yang merasuki jiwa salah seorang teman saya, dengan maksud serius atau bercanda (FYI:dia berjenis kelamin laki-laki), tiba-tiba ingin mengambil bunga bordir saya dari baju. Kalo saya tidak mundur selangkah saja, pasti dengan sukses dia akan memegang dada saya dan bisa juga dipastikan dalam waktu paling lama 1/2 jam kemudian tangan atau kaki saya akan mendarat dengan sempurna di pipi dia. Jelas sudah dia memancing kemarahan saya di waktu yang tidak tepat, membuyarkan kesenangan saya untuk mengakhiri jam kerja di kantor. Akhirnya saya bener-bener naik pitam dan memaki-maki dia saat itu juga di ruangan kantor. saya bisa merasakan aura kantor yang tiba-tiba menjadikan saya sebagai objek mereka. saat itu sih saya tidak perduli, saya hanya punya satu niat untuk mempermalukan kambing bandot itu di depan orang banyak agar dia lebih berhati-hati, jadi dia bisa mikir sekali lagi untuk mulai bermasalah dengan saya apalagi menyangkut pelecehan seksual di kantor. Saya heran sekali, padahal bisa dikatakan hari itu saya memakai baju yang sangat sopan sekali. Tidak ada kemeja berpotongan rendah yang menunjukkan belanda (belahan dada *red), dan tidak ada juga bahan transparan yang menerawang dan membiarkan fantasi pria berpikir liar untuk memancingnya.

how do they look?
Lain cerita, saya pernah berjalan dengan seorang teman pria. Waktu itu saya menggunakan baju kaus biasa. Entah mungkin otaknya sedikit pervert atau memang saya yang berpenampilan menggoda, maka dia mengatakan penampakan cleavage yang cukup misterius bisa mengundang pria untuk meliriknya *diucapkan tepat saya sedang hang out dengan temen2 saya yang lain – selain dia tentunya*. Well, saya sangat menghargain perhatian dia kepada saya, tetapi saya yakin ia mengatakan itu karena matanya sudah lama terpaku disitu dan terlebih-lebih tidak ada cleavage yang tersingkap disitu.
*just be honest dude …!pria kadang gampang sekali ditebak…*.
Sebagai wanita, mungkin beberapa dari anda pernah mengalami hal beginian *beda dengan mereka yang menggantungkan karir sebagai PSK ataupun porn-star, then they put the boobs as a commercial thing*, rasanya bisa kesal sampe ke ubun-ubun apalagi kalo dilakukan dengan unsur kesengajaan. Nah, sekarang udah kebayang gimana rasanya dapet public abuse kan?
every girl should deserve better !
Ladies … how many of you would be very pleased when a man say ‘I love you and wanna get close to you’ … would you like to raise your hand up?. Tapi tunggu dulu sebelum anda bener-bener membaca kisah saya berikut ini.
Beberapa minggu yang lalu, lupa kapan tepatnya … salah seorang dari masa lalu tiba-tiba datang ke hidup saya yang nyaman. Inti dari percakapan singkat kami adalah bahwa walau pun kami tidak lagi ditakdirkan menjadi sepasang kekasih, tetapi dia merasa kami masih bisa dekat dalam ikatan persaudaraan atau kemungkinan paling minim yang bisa kami tempuh ke depannya adalah berteman. Dalam hati sih sebenarnya saya pengen ketawa, it sounds ridiculous because lately, i can’t even say that we’re friends.We lost our communication.
Intinya dari perkataan dia jika ditelusuri dengan jiwa dan akal sehat adalah … “aku tidak menyukaimu, tetapi aku tidak mungkin mengatakan kepadamu secara gamblang, maka ku merasa bahwa ini adalah cara terbaik untuk mengungkapkannya kepadamu”. Ladies … mungkin di dalam kehidupan nyata kita pernah mendengar versi lain dari kalimat ini seperti :
“sebenarnya kamu cantik, seksi dan menarik … tapi aku merasa aku bukanlah yang terbaik untukmu” atau
“biarlah kita berteman saja dan bisa tetap dekat”
Artinya adalah that man is not into you. Bagi saya pribadi … cinta itu adalah ibarat binary yang cuma mengenal angka ‘1′ dan ‘0′ atau ‘ya’ dan ‘tidak’, ditengahnya tidak ada lagi. Jadi pesan saya, jika anda mendapatkan diri anda terperangkap dalam situasi ini, jangan bertingkah bodoh dan berlaku seakan semuanya baik-baik saja, leave all the bad things behind and see another bright future, you deserve better. Saya rasa anda tidak akan tinggal bersama dan menggantungkan harapan dengan seseorang yang secara implisit tidak mengharapkan anda, lagipula tinggal lebih lama akan menyebabkan ngarep kronis yang berkepanjangan and I hope it won’t take you suicide.
Thanks for Greg and Liz, mungkin di awal kalo saya belum membaca buku itu maka saya akan seperti setengah wanita di dunia yang menganggap tawaran itu menarik, “better than nothing”. Menerima tawaran itu lalu mendapatkan sebuah kepastian dan mencle-mencle karena pengen nanyain ke pia bersangkutan tentang kelanjutan hubungan tersebut tapi takut menyinggung perasaannya karena di awal dia sudah menjelaskan kepada saya bahwa hubungan kami sebatas TTM tanpa sebuah status. Mungkin bagi sebagian orang, status itu tidak penting. Tapi, get a life ajah dech klo kita sebenarnya lama-lama akan jengah juga menjalani hal seperti itu.
Bagi saya pribadi,sama seperti penjelasan di atas. That freaky (i must admit that it was a beatiful) relationship was over a few years ago dan saya rasa gak penting juga bagi saya untuk mencoba bersilahturahmi dengan sang mantan.*selain saya memiliki seorang mantan yang orangnya sedikit ke-GR-an, dalam artian dikasih perhatian sedikit saja sudah merasa bahwa saya pengen balik dengan dia karena menurut dia perasaan dan tubuh saya masih sepenuhnya menginginkannya*, saya juga ingin menata kehidupan saya sendiri tanpa gangguan orang-orang yang menurut saya masuk dalam kategori kurang penting. Ayolah ladies, hidup terlalu percuma untuk dihabiskan dengan orang yang percuma juga. Satu-satunya tugas kita sebagai seorang wanita adalah menjadi sebahagia mungkin, bersikap positif tentang diri sendiri dan tentu saja merasakan berbagai pengalaman luar biasa lainnya.
Disini saya share sebuah link buat download buku yang menurut saya every girl should have … Please take a look at this link
another “tengsin” story
Test kejujuran kali ini dimulai dengan pertanyaan berikut :
“Berapakah dari anda yang pernah merasa super duper tengsin setelah mengatakan sesuatu yang sedikit menjatuhkan orang yang telah membantu anda ?”

*acung jari ato angkat tangan*
Cerita ini settingnya udah beberapa minggu lalu ketika salah seorang temen saya dengan inisiatif penuh mengirimkan mass message dengan judul “karaokean”.Judul subjek yang tentunya tidak akan mengalihkan pandangan mata saya (FYI: I love karaoke .. yippy). Walau awalnya saya tidak berniat menghadiri acara tersebut dengan alesan saya hanya mengenal 1/4 undangan yang menyatakan diri akan hadir, maka keputusan akhir saya adalah “hadir”.
Seyogyanya, acara karaokean cuma berlangsung 2 jam *tentu saja diwarnai dengan suara penyanyi dadakan bervokal seadanya, sebatas mike dan ruangan karaoke dengan kapasitas 15 orang*, maka pengalaman menyanyi 2 jam tersebut cukup menjadi bukti kuat akan teori “hampir setiap orang merasa bahwa mereka bisa bernyanyi” (jangan pandang saya seperti itu karena tentu saja saya masuk dalam daftar orang tersebut).
Walo hanya membawakan 2 lagu (dua2nya dibawakan secara duet), maka satu hal di benak saya adalah pulang dengan taxi. Tetapi karena ada teman baru yang berjenis kelamin cowok menawarkan diri untuk mengantarkan (jangan harap saya GR, cuih … dia itu nawarin diri karena ternyata rumah kita searah). Cerita diawali dengan percakapan standar, nama, pekerjaan, hobi dan tetek bengek yang gak jauh-jauh dari unsur kenalan.
Cerita makin lama makin memanas ditambah dengan daerah menteng yang mendadak jauh seperti ciledug – bogor (kita mutar-mutar cari jalan paling gampang dari semanggi – menteng), topik yang awalnya kenalan akhirnya mulai mengarah ke teknik.
Beginilah percakapan yang terjadi (buat elu yang kmaren gw tebengin, maap-maap kata klo gw ada salah comot omongan elu)
Temen gw (mr.x), gw … (sang pemilik blog)
mr.X : “oohh .. jadi elu kerjanya jadi programmer toh” (di awal saya menjelaskan bahwa saya mencari sesuap nasi dengan ngoding)
gw : “ya gitu dech … ” *senyum cengengesan merasa gak enak ati gara-gara taunya cuma nebeng doang*
mr.X : “tapi IBM ama Oracle kayanya hopeng gitu ya, mereka keliatan kompak”
gw: “kaenya sih begitu, tapi berita terakhir gw tau soal mereka akhirnya IBM merelakan SUN untuk dibeli ama Oracle. Cuma yah dari kantor sih gw liat mereka gak bermasalah. hopeng? ehm .. iya kali ya. Ama SAP juga sih kantor gw mah OK-OK ajah” *sok teknikal nih ceritanya*
mr.X : “elu pake DB ajah ?”
gw : “ehmm klo dulu sih gw pake oracle, terakhirnya di oracle10g … tapi sejak gw pindah gawe jadi make DB2. Bawaan sistem client gw sih begitu”
mr.X : “oh .. elu gak pake SQL Server ?”
gw : “kagak akh … kaenya gw kurang demen, terakhir gw pake buat skripsi gw februari kmaren. Bikin datawarehouse dan analysis service gitu dech. pake versi 2005″
mr.x : “ooo jadi elu lebih demen oracle donk ama SQL Server ?”
gw : “oiya … gw sih demen begitu, walo rada ribet tapi dari segi transaksi dan nanganin load data, oracle masih lebih jago lah dari SQL Server. Dari segi lain juga begitu dech” *belagak sok tau*
mr.x : “ooo gitu toh … gw sih pengen tau juga .. mayan buat bahan referensi” *sambil nyetir dan tatapan mata tajam ke depan, diiringi adegan manggut-manggut kecil*
gw : “ooo … mang loe pake sql Server gitu ya? kagak pernah pake oracle ?”
mr.X : “bukan .. bukan gitu, gw gawe di MICROSOFT Indonesia, jadi gw pengen tau aja gimana pandangan orang terhadap produk kita. Gw kebetulan ada di bagian marketing/pemasaran”
gw : “oooo … “
*Pasang muka bloon diriingi kulit wajah yang semakin memerah menahan malu, sumpah … kalo malem itu di mobil itu ada kardus, saya akan menyembunyikan muka ke kardus itu sampai merasa saatnya tepat untuk meminta maap*
gw : “wah .. maap … maap, bukan maksud gw begitu. Tapi setau gw sih berdasar apa yang gw alamin yah gitu” *meminta beribu-ribu maap dari pemilik mobil dengan pertimbangan agar saya tidak diturunkan dengan tidak senonoh di tugu tani*
mr.x : “ohh gpp lagi, kebetulan gw bukan di bagian SQL Server, gw di bagian marketing OS nya, jadi menjamin klo pc dan laptop yang dijual ke pasaran itu menggunakan OS Windows kita”
Segitu ajah ceritanya, karena menurut cerita saya itulah hal paling memalukan malam itu. Saya nyerocos dengan suksesnya (nyerocos hal-hal yang sebenarnya menjatuhkan produknya). Itu sebenarnya bukan maksud saya dari hati yang paling dalam, saya hanya mencoba jujur kepada dirinya dan diri saya sendiri tentunya. Tapi dia tetap baik kok dengan mengantarkan saya selamat tiba di kosan saya (setelah sebelumnya mengantar temen yang laen … “hi sisil … apa kabar bu?”)
Pelajaran moral yang saya dapatkan malam itu adalah “beware of nyerocos” …
PS: “thanks pak Renaldi udah anterin gw dan thanks juga tidak nurunin gw di tugu tani setelah gw promo bak sales senior tentang oracle”
ada apa dengan gw?
Salah satu sifat gw yang mungkin di beberapa orang bilang terlalu dewasa, terlalu tua ato sejenisnya adalah gw itu tipikal orang yang punya target dalam menjalani sesuatu. Jadi gw usahakan walo kadang gw terliat nyantai, tapi gw masih tetep tertuju pada target gw. Orang sukses bilang (jiah … gaya banget gw ya? tapi gpp kan boleh donk gw berfilosofi). Target itu bisa bantu kita buat tentuin tujuan idup yang pastinya ngaruh ke segala tindakan dan cara berpikir kita.
Bulan-bulan ini bisa dibilang salah satu bulan yang terindah yang udah gw jalanin sejak resmi memasuki kalender 2009. Gw harap bulan-bulan ke depannya bakalan lebih indah. Ceritanya diawali di awal bulan ini gw udah liat hasil akhir dari kuliah gw. Thanks GOD … IPK yang gw dapet over-targetted dalam artian IPK gw melebihi dari nilai yang gw targetin. Seneng banget .. dan masih tetep gak percaya (soalnya overnya juga gak dikit kok, kelebihan 0.22). Beberapa hari kemudian gw liat hasil transkrip nilai gw (gabungan nilai kelas ekstensi gw di binus dengan nilai D3 gw). Masih tetep tidak percaya klo nilainya juga sesuai dengan target (walo gw gak masuk dalam cum laude, karena itu bukan target gw). Keesokan harinya gw ditelpon oleh salah satu perusahaan inceran gw bahwa gw diterima bekerja di perusahaan mereka.
Sumpah, ini gw sampe speechles dan seakan-akan cuma gw doang yang senyum di dunia ini (kedengaran norak? bodo amat … namanya gw lagi seneng.Suka-suka orang yang lagi hepi donk gimana …).Dipanggil test aja kmaren udah 1/2 mimpi, apalagi kepikiran mo keterima (duh … jauh pak !). Walo kisaran gaji yang gw minta ke mereka gak dimauin, tapi kurangnya juga gak banyak kok dan tetep .. gw diterima kerja di sana.
Beberapa minggu lalu juga gw seneng, beberapa orang yang cuma gw kenal dari ID mereka di sebuah forum yang gw ikutin ato dari tampang narsis mereka di fesbuk akhirnya kopi darat. Ini masuk dalam target besar gw dalam tiap memasuki tahun baru. Gw pengen nambah temen setiap tahunnya. Gw seneng kenal banyak orang dan berteman dalam mereka. Ada saatnya mereka itu bener-bener bisa jadi obat manjur klo kita lagi keki, walau kadang mereka juga bikin kita keki. Ya namanya manusia kaga ada yang sempurna.
Hmmm… what happen next ya? moga-moga di tulisan gw berikutnya gw bisa bagi ‘good news’ lagi … (makanya rajin tongkrongin blog gw ya ….)
Lowongan “Gatot Kaca”
Di hari-hari yang semakin gak jelas bagi gw … Maka gw mutusin pengen hengkang dari kerjaan gw yang sekarang dan mencari yang baru yang “lebih baik”. Beberapa lowongan kerja itu masuk akal di saya, tapi sayang spesifikasinya gak sesuai dengan ilmu yang gw miliki. Nah di antara beberapa lowongan itu ada juga beberapa yang masuk dalam kategori edan.
Mungkin bisa diperhatikan seperti contoh di bawah ini?

ato gimana pendapat pembaca liat ikaln lowongan yang berikut ?
Udah liat kan lowongannya? Menurut loeorang (apalagi untuk beberapa orang yang melek IT dan mungkin sudah berkecimpung di dalamnya, bahkan tidak jarang sampe mimpi inkeyboard, mouse, ato jeroan komputer lain), berapakah salary yang ditawarkan oleh pekerjaan jenis ini, apalagi tulisan “fresh graduate encouraged to apply”? Menurut logika gw pribadi sebagai orang awam membaca spesifikasi kerja adalah spesifikasi seorang IT profesional yang superman. Jika spesifikasi yang dibutuhkan adalah superman/gatot kaca maka salary yang ditawarkan juga adalah salary superman ato gatot kaca dan bukan salary “niubi”. Jika masing-masing keahlian diberikan salary niubi maka total salary yang “seharusnya” ditawarkan adalah
jumlah keahlian yang diminta * Rp. 1.5 jeti (asumsi salary seorang niubi). Maka total gaji per bulan adalah (kaliin aja dah sendiri).
NB: sangat disayangkan, gw gak boleh ungkapin identitas pemilik perusahaan berskala “nasional” (untuk gambar pertama) atau perusahaan joint-venture yang “konon katanya” berskala “global” yang nulisin lowongan tersebut. Dan fakta yang sering ada di lapang, spesikasi superman gak menjamin kalo salary juga superman …
Fashion Disaster …
Jadi ceritanya begini nih …
Secara gamblang dan terbuka, boleh gw bilang gw itu tipikal orang yang casual dan chic dalam memilih pakaian … dalam artian gw gak terlalu “trend-minded” dan biasanya gw milih pakaian yang nyaman di gw dan nyaman juga diliat orang. Cara pandang orang boleh donk gw jadiin pertimbangan bagi gw dalam berpakaian, mana sanggup gw jalan di sebuah pusat perbelanjaan di tengah kota dengan tatapan mata menyedihkan dari orang-orang tentang keadaan baju gw yang tak kalah menyedihkan juga. Keadaan yang ada sekarang, gaya berpakaian gw tergolong normal dan it doesn’t need a police fashion to fix it up.
Jadi kembali ke akar permasalah dan lupakan sejenak soal menyedihkan dan sebangsanya …
Fellaz, pernah gak ketemu dengan orang yang merasa dirinya setara dengan Gianni Versace kalo dalam taraf global atau Oscar Lawalata dalam tahap nasional ato … *loe boleh sebut deh nama desainer kondang lainnya. Nah … gw lagi ketemu orang yang beginian. Hampir dari ujung kepala ke ujung kaki kena protes dan komplain dari miss “yang merasa” perfek (kalo dia mah merasa dia ntu miss perfect).
I don’t mean that I’m a very stubborn girl which I automatically ignore what others say about my style .. itu bukan maksud gw. Kalo dalam kadar itungan jari masih bisa diitung sih mungkin gw masih bisa nerima dan tepa seliro (tiba-tiba inget istilah PMP jaman es de dolo). Tapi yang ini sodara-sodara, kayanya dengan begitu baik dan tanpa tertekan dia udah masukin “hal” tersebut dalam agenda kegiatan rutin nya. Di sisi lain gw merasa terhormat dengan penghargaan ini, tapi di sisi lain gw merasa risih. Lagi juga … klo dari segi kacamata fashionista ini orang bisa masuk itungan sih ya gpp, tapi sayang sekali … the way she puts herself in fashion gak jauh lebih baik dari gw.
Dia kebanyakan harajuku van java (artinya: dia juga sering make baju ala harajuku versi sumedang), tapi untuk kasus ini gw males nanggepin keadaan dia yang hampir masuk dalam taraf “chaos”. Moga-moga ke depannya doi gak sampe dapet predikat “fashion disaster”…
Pernah ada yang dapet kasus kaya gw? boleh deh di-share disini galz ….
NB : gambar di atas (see the jeans …. gak banget kan? dah sedikit kuncup di tambah sendal tali dengan motif ular sangar plus stocking yang baru pertama kali gw liat ….). Ini gambar gw dapet dari hasil googling dengan keyword “fashion disaster” ….
cerita tukang asongan …
Ceritanya ini sih udah seminggu yang lalu dan settingnya di bus mayasari bhakti 507 jurusan pulo gadung – tanah abang (ya udah dech gw jujur ajah, ini bus yang paling gw cintain secara nih bus yang anterin gw pulang – pergi kantor dan kosan). Malem itu gw janjian ama temen gw yang pengen curhat, jadi biar pulangnya gak susah … kita janjian ketemu di atrium. Pas gw mo turun (tau donk tata cara turun di bus di kota jakarta nan sumpek ini, walo lokasi pemberhentian masih 20 m di depan mata, kita udah pada berdiri dolo), di sebelah gw dua orang gelandangan gitu lagi adu argumen .. yang satu pengamen dan yang laennya tukang asongan gitu.
Percakapan mereka yang sebentar itu kira-kira bunyinya begini:
gelandangan I : “Kmaren Pak Amir cerita klo caleg si X (gak boleh sebut nama, karena gw jg gak kenal) itu orangnya baik, kaenya dia bisa bikin kita sejahtera”
gelandangan II : “kata sapa? loe ngomong tuh yang bener “
gelandangan I : ” bener katanya … dia orangnya baek dan suka nyumbang gitu”
gelandangan II : ” eh bro (halah .. ternyata gelandangan pake kata bro juga) loe tuh jangan mao ketipu. Itu mah cuma akal-akalan kampanye dia doank, trus klo dia udah jadi anggota DPR mao gimana? loe kira kita bakalan kaya dan dia inget ama loe. Buktinya selama ini … mo sapa aja anggota DPR tetep aja kita jadi tukang asongan. Udahlah turun .. ngamen lagi .. loe kebanyakan ditipu”
*dalam hati gw pengen ngakak, tapi takut digorok karena nguping pembicaraan orang tanpa ijin. Gw cuma senyum dalam ati dan mikir … tukang asongan ajah bisa jeli liat persaingan caleg yang makin hari makin audjubille mizali gak jelas, apalagi kita yang ngakunya lebih intelek …
(tiba-tiba di kejauhan sontrek pemilu
“pilihlah wakilmu yang dapat dipercaya … ”
semakin lama terdengar semakin nyaring)
Pria Pelit …
Postingan kali ini gue pengen cerita betapa gokil sekaligus menyedihkannya berkencan dengan seorang cowok pelit. Walau mereka sebenarnya bukan pacar kita. Tapi mungkin slogan yang beberapa tahun lalu menjadi ciri khas ‘AXE’, kesan pertama begitu menggoda … (u know it better than me surely) – Selanjutnya terserah anda. latar belakang kenapa gue pengen share topic ini karena beberapa waktu lalu gue baru aja selesai baca buku Why Men Marry Bitches karangan Sherry Argov. (this book is totally recommended, seenggaknya di buku ini diajarin cewek untuk jadi nice girl tanpa berusaha memakai topeng nice girl).
Gue punya pengalaman jelek tapi belakangan kalo gue pikir-pikir itu adalah pengalaman yang lucu dan seenggak-enggaknya nambah kamus hidup gue tentang karakter orang terlebih tentang ‘your opposite sex’.Gue pernah berkencan dengan seorang pria yang pelit (moga-moga gak sampai kikir). Dari awal niat gue baik dan mengeluarkan duit 30rebo untuk membeli 2 tiket nonton yang baru release bukanlah hal besar. Gue masih bisa hidup layak di jakarta ini. Keanehan pertama muncul sejak dia batalin pengen makan malam sebelum nonton. Gue gak ambil pusing dan memilih masuk ke sebuah supermarket untuk beli roti dan minuman (dia juga nitip di sini). Keanehan kedua muncul setelah gue liat dengan keadaan yang mulut baru saja makan. Dari situ perasaan gue gak enak dan sampe akhir nonton dia tidak bahas soal tiket dan minuman buat dia yang tentunya gue beli dengan duit gue sendiri. Itu adalah pengalaman pertama dan terakhir gue dengan dia. Sebuah tiket dan sekaleng minuman emang bukan sebuah nilai yang gede jika diliat dari nilai nominalnya. It’s about the way he treats the lady. Dan itu cukup ngajarin gue untuk gak akan nonton dengan dia lagi.
Gue baca buku ini itu dan gue liat ada beberapa wanita di belahan bumi lain yang ternyata mengalami nasib yang sama dengan gue.
Samantha …
Cerita Samantha yang berkencan dengan seorang lelaki yang sangat pelit. Kami menjuluki lelaki itu Squeaky (saking kikirnya). Sebelum makan malam, lelaki itu berhenti di sebuah ATM dan membiarkan Samantha menunggu di dalam mobil ketika dia mengambil 20 dollar. setelahnya, lelaki itu kembali ke dalam mobil dan meletakkan uang 20 dollar yang diambilnya tadi di atas dashboard seolah-olah memberi tahu Samanth bahwa “hanya segini nih budget kencan kita”. lalu dia mengajak Samantha makan di tempat murahan dan mengusulkan mereka berbagi makanan appetizer yang sangat berminyak itu. mereka pergi dari tempat itu dengan tagihan 20 dollar termasuk tip dan kamu melihat betapa jelas hal itu mengesalkannya. lelaki itu betul-betul butuh minyak 3-in-1 yang ampuh untuk membuka dompetnya.
Cerita lain dari seorang pramugari dan dia bercerita pada saya tentang suatu ketika dia pergi berkencan dengan seorang lelaki ke bioskop. Lelaki itu bertemu dengannya disitu untuk kencan pertama mereka. Ketika dia membeli tiketnya, lelaki itu mengeluarkan tiket 2 for 1 yang artinya si pramugari itu bisa nonton gratis. mereka enggak makan malam dulu karena lelaki itu bilang ‘aku enggak lapar”. Padahal pramugari itu lapar berat, jadi ketika pramugari itu bilang dia pengen hotdog, lelaki itu berkata “kita duduk dulu deh, baru nanti beli makanan”. Setelah mereka duduk di kursi mereka, ternyata laki-laki itu tetap duduk di kursinya. Akhirnya pramugari itu berdiri dan berkata,” aku mau beli hotdog. Loe mau sesuatu gak?”. Lelaki itu menjawab “Oke, aku mau large coke, tunggu dulu …”. Lelaki itu membuka dompetnya sang pramugari mengira bahwa lelaki itu akan memberikan uang pecahan 20 dollar-a n dan eng ing eng … GUBRAK banget !!! karena ternyata pria itu mengeluarkan kupon ONE FREE 32-ounce dan memberikannya kepada wanita itu.
Hal yang berikut malah lebih GUBRAK kuadrat lagi …
(sumbernya tetap juga dari buku yang sama) …
Chloe diajak kencan ke sebuah pertandingan baseball untuk kencan pertama dengan seorang lelaki bernama Joe. Setelah pertandingan usai dan mereka dalam perjalanan pulang, Joe menagih Chloe untuk tiketnya. Chloe bilang dia gak bawa duit pada saat itu dan akan mengirimkan cek untuk Joe. “Tiket kamu harganya 36 dollar.Kamu kasih aku saja 40 dollar karena termasuk biaya bensin. Biar nachos dan hot dogs aku yang bayar”. Chloe membalas
“Uhmm … kamu kan mengundang aku ke pertandingan ini, jadi aku gak siap bawa uang sama sekali nih”. Joe menjawab “Aw, nggak masalah kok. Bayar aja aku minggu depan juga enggak masalah kok”
Minggu berikutnya Joe menelepon Chloe, dan meninggalkan alamatnya di mesin penerima telepon Chloe. Chloe membalas teleponnya dengan berkata “aku sudah mengirim ceknya. Tapi ini aku mengurangi 1.42 dollar untuk biaya telepon ini, 39 sen untuk biaya perangko, dan 25 sen untuk amplop. Karena kamu sangat kikit, aku enggak akan menagihmu untuk biaya tinta, asal kamu janji jangan pernah menelepon ke sini lagi”.
Ini bukan mo jelasin bahwa betapa semua cewek itu adalah matre dan menjadi generalisasi buat semua mahkluk bergender wanita, but GOD creates you as a man so think and act like a real man esp. in your first date. Kencan/Date gak harus mahal tetapi yang penting bagaimana memperlakukan wanita sebagaimana layaknya wanita. Lagian ada hukum alam, high class woman with high demand … ini bukan penjelasan secara fisik tetapi bagaimana seorang cowok bisa keliatan punya POWER di hadapan lawan jenisnya (*maap om “D”, gue pinjem istilah loe … masalah royalty kita omongin di belakang ya) dan tentu saja tidak harus membagi sama rata biaya kencan yang GUBRAK banget -_-”.Cuma kesan pertama udah bikin gak enak …. dan gw kapok harus coba lagi.
APES
Lama gak update blog, kangen juga gw ama rumah cyber gw yang satu ini. (Ceritanya sekarang gw dah punya rumah cyber laen yang dikasi ama KG, dan disitu gw bikin daily life journey gw … yippie, akhirnya gw punya Dear Diary Sendiri yang dikasih judul mirip blog gw dulu … this is me and always me …). Hihihi … rada malu gw kasih linknya, soalnya ntar orang pada tau nick gw di KG dan segala postingan super sotoy gw …
ceritanya gw ini mao curhat … jadi yuk anak-anak pada duduk manis semua biar gw yang cerita. Mending gw jujur aja sekarang bilang klo gw mo curhat, daripada ntar orang ngirain gw curhat colongan … hahhaha .. i’m brutally honest. Ceritanya ini di DD udah gw post, tapi pan banyak juga temen gw yang kagak join di KG, jadi ya gw putusin post di mari juga …
Banyak orang yang punya kisah di januari (halah … belagak jadi Glenn gw). Salah satunya gw yang punya cerita ‘berkesan’ yang sebenarnya gw gak pengen inget karena bikin nyesek. Jadi ceritanya gini … seharian senen kmaren ( tgl 19 Januari 2009) serasa ‘personal armageddon’ nyamperin gw nyaris 24 jam … (maksudnya gw apes seharian) mulai dari tidur sampe mo tidur lagi .
Karena ada tugas skripsi dan paper dari kampus, jadilah gw tidurnya subuh (pan klo itunganya subuh ya pasti udah hari senen donk). Jadi bisa ketebak klo gw bangunnya telat dan walo bela-belain kagak sarapan dari kosan, tetep aj gw sampenya telat di kantor, trus telatnya juga ala sinetron banget (cuma telat seimprit), tapi tetep aja itungannya telat.
‘kukuruyuk .. kreos .. kreos’ (itu suara perut gw ceritanya yang kelaperan minta diisi).
Jadilah gw bikin capucino. Kmaren itu gw lebih prefer gak ngantuk di kantor daripada laper … turn on my PC dan kemudian lincah banget jari2 gw cek segala email dan buka-buka kerjaan kantor. 15 menit kemudian gw cek email gw lagi dan ‘WHATTTTTTTTTTTTTT . ‘. Temen gw email berita yang bikin gw syok dalam waktu sepersekian detik. Intinya gw kayaknya mati suri gitu dech ….
“TIDAK LULUS” … serasa puteran pelem, kebayang lagi gw capeknya bikin paper, ngojek dan ngebajaj ke kampus, trus kelaperan dan ngantuk-ngantuk, maju presentasi dan segala hal-hal laen yang gw gak pengen ulang buat satu semester ke depan. Tanpa babibu, gw ambil tas dan langsung ke kampus. Boss gw ampe kaget gitu liat perubahan wajah gw …
Akhirnya gw cegat ojek depan kantor dan tiba dengan selamat di kampus tercinta.
Gw ketemu ama dosen gw tersebut … ngomong dan bikin pengakuan klo gw gak boong dan ngumpulin papernya. Cuma beneran, seumur hidup barusan disitu gw keliatan pucat … udah mirip kaya juon (hantu jepang yang ada di pelem-pelem horor *red). Perjuangan abis-abisan gw disini, secara tuh dosen sifat ‘non compromise’nya udah melegenda. Tanpa ada jawaban, dia bilang dia mao meeting (what ??? padahal gw belum kelar ngomong). Tapi namanya gw yang butuh, akhirnya gw tungguin dia kelar meeting *gw nya masih tetep pucat nih ….~~~
Perdebatan gw dengan dia selesai juga dengan win-win solution, satu tarikan nafas lega dan sebuah senyum kecil bikin aliran darah gw ngalir normal ke muka gw, berangsur-angsur gw gak pucet lagi.
Back to office, kesialan berikutnya muncul … gak tau saking panik ato mang keadaan normal gw belum kembali ke peraduannya. Duit katering yang gw kasih juga kelebihan … itu berarti gw nombok sodara-sodara. Sukurnya pas orang katering ntu gw telepon, dia bakalan kembaliin kelebihan duitnya. Jam kerja resmi gw dimulai 15 menit setelah maksi, dan hancurnya hatiku ternyata ada yang ubah prosedur gw. Imbasnya program gw tiba-tiba kagak jalan dengan error
aneh bin ajaib serta bikin mumet. Tapi klo ditanya kaya gini mah kagak ada yang ngaku, ya mending gw kerjain aja sendiri … Asik-asiknya ngoding, gw inget ada tugas skripsi yang juga gw harus setor malam itu. Dengan terpaksa gw putusin buat lembur di kantor sampe jam 10 malam. Pencet ektensi sekuriti dan gw pesen mobil buat nganterin gw pulang. Akhirnya jam 10 malam kelarlah sudah kerjaan gw dan it’s time to go home. Perut gw laper banget dan bukan cuma keroncongan lagi … tapi udah black metal abis.
Bayangan segelas susu coklat panas jatuh dari kerongkongan trus ke perut ternyata cuma mimpi. Sampai gw di bawah supir yang harusnya anterin gw malah antar anak akunting dan gak tau jelas rumahnya dimana. Dengan ngedumel dan perasaan bete serta super keki … gw jalan malem-malem kira-kira 300 meter ke arah bank Indonesia… bener-bener apes….Dengan nada memelas, gw telepon temen gw dan suruh jemput gw … dan yippy … yippy … dia mao …
Jam 11 liwat mo ke setengah 12 doi dateng bawa motor. Sumpah .. !! tuh anak bawa motor ngebut banget, gw sampe senam jantung di belakang. Setengah perjalanan menuju kosan gw, helm cetok yang gw pake melayang, jatuh kejalan dan kelindes mobil yang liwat. Gw menyesalkan kok dia harus tiada dengan cara seperti itu … Belum lama helem gw lepas … tiba2 …
“Blas … !!!!” ujan turun dengan deras …
sempurnalah gw di boncengan seorang yang lagi ngebut, komat-kamit dan doa dalam hati moga gw masih bisa selamat sampe kosan. Bayangan surga dan neraka tiba-tiba nongol di depan gw.Kedengarannya ekstrim banget ya? tapi ya nek’ … gw cuma mo bilang klo gw takut banget.
Sampe di kosan gw liat jam 12 liwat seimprit … keadaan gw bener-bener payah. Rambut jingkrak sesukanya, baju basah dan tentu saja perut yang super duper lapar. Gw pikirin lagi semua … sepertinya gw hari ini super sial, super apes, super keki … pokoknya gak enak banget buat diingat. Malamnya gw doa ama Tuhan, moga gw jangan dikasi kesialan kaya gini lagi… almost 24 hours.
Jerawat (part II)
Sodara-sodara … menyambung postingan gue sebelumnya dan dari statistik blog gue juga nunjukkin ternyata postingan gue yang paling laris manis adalah soal jerawat ! bahkan statistik pencarian juga nunjukkin yang paling banyak dicari orang soal jerawat dan tentu saja soal Erha Clinic (klinik dermatologis yang dulu gue pernah kunjungin).

Jerawat ! emang gak asik banget. Mungkin gak semua tau klo ini adalah salah satu masalah terbesar (segi medis) yang kedua terbesar setelah masalah kegemukan (obesitas) dan ketombe. Jadi jerawat ini ada di posisi ketiga. Walo gak semua orang pernah berjerawat, tapi hampir kebanyakan orang pernah merasakannya (ngaku ajah, barang sekali nongol pasti pernah !!!).
Gue akuin kmaren gue rada cocokan di erha dan seenggak-enggaknya populasi jerawat gue jauh berkurang dan sekarang yang tertinggal adalah scars (gue belum dapet dana cukup buat fraxel *salah satu perawatan dermatology untuk menghilangkan bekas luka di wajah termasuk jerawat, flek hitam. Klo gue gak salah perawatan ini menggunakan laser. Jangan tanyakan gue laser apa yang dipake, wong gue aja kagak pernah).
Pengalaman memiliki jerawat ini jadi ngajarin gue buat lebih jaga kebersihan muka dan sedikit lebih “care” dengan wajah yang sebelumnya gak pernah kepikiran ama gue. Beberapa hal yang bisa gue share soal jerawat adalah:
1. Kebersihan muka itu perlu
Jadi klo boleh lebih sering ajah cuci muka klo dirasa wajah udah jorok gitu misalnya kalo barusan keluar dan wajah kena debu gitu. Masalah dalam cuci muka ini juga ada tips dan triknya ternyata sodara-sodara … Dokter dan beberapa ahli kulit nganjurin jangan menggunakan pencuci muka yang memiliki tekstur scrub kasar (gak enak juga bilangin merk, tapi mungkin Ponds, Biore itu termasuk salah satu pencuci muka yang scrubnya lumayan kasar). Bandingkan dengan Loreal Pure Zone atau Facial Wash Erha. Untuk beberapa kasus, cuci muka ajah gak cukup bersihin muka, untuk bisa menjamin lebih bersih .. coba bersihkan lagi dengan menggunakan milk cleansing dan tonernya.
2. Masalah tidur
Gue baru tau ternyata tidur ini bermasalah juga ama jerawat. Tepatnya sih bukan tidur, tapi masalah bantal dan sebangsanya. Umumnya kan jerawat ini nyerang orang-orang yang kulit wajahnya sensitif. Jadi jorok dikit aja, udah pasti diserang ama jerawat. Bantal yang empuk juga ternyata bisa jadi salah satu saluran datengnya jerawat. Jadi usahakan tidur itu dalam keadaan terlentang dan kulit wajah tidak mengenai bantal. Klo mau kena juga boleh, tapi sering-seringlah mengganti sarung bantalnya (apalagi klo ileran kali ya bo?).
3. Makanan
Dokternya kemaren bilang, makanan juga bisa jadi pemicu jerawat. Jenis makanan pedas dan manis. Klo masalah makanan pedas sih gue gak masalah, gue juga gak terlalu suka makanan pedas. Tapi soal makanan manis itu emang jadi masalah gue, gue penggemar coklat. Tapi gue rasa gue juga bukan dalam tahap maniak banget.
4.Banyak minum air putih
gak cuma iklan doang yang ngomong, dokternya juga kmaren kasih pesan begituan. Katanya sih bisa membantu lepasin toksin yang ada di tubuh. Apa iya juga kali ya, klo jerawat itu salah satu reaksi dari toksin yang di tubuh? Ada yang bisa kasih keterangan?
Soal perawatan wajah gue gak macem-macem, tapi sekarang gue coba pake produk yang lebih aman (walaupun sedikit rada berat di kantong). Tapi ya balik ke prinsip ekonomi “ada duit, ada barang” alias harga gak pernah bohong
1. Untuk pencuci muka
Gue pake loreal pure zone (ada 2 jenis tuh yang scrub ama facial wash biasa). Klo yang scrub (ada dalam kemasan tube, isinya 100ml. Gak berwarna dan ditambah scrub halus warna biru - loreal pure zone exfoliating gel wash). Lebih encer dari pencuci muka sejenisnya. Biasa dijual dengan harga Rp. 29.000 – Rp. 32.000. Kalo yang satunya lagi (isi encer, gak berwarna dan isinya 200ml) – Deep Purifying Gel Wash. Ada tipsnya juga ternyata klo keadaan wajah sedang berjerawat maka pake yang tanpa scrub karena ternyata scrub bisa mancing temen-temennya buat nongol juga. Tapi klo emang udah mendingan, maka bisa pake yang pembersih dengan scrub. Ternyata gunanya scrub itu buat buang kelebihan minyak yang ada di wajah bukan buat mengikis jerawat karena klo dipake pada kulit wajah berjerawat yang ada jerawat tuh makin rame karena kulit wajah jadi iritasi.
yang ini namanya : Deep Purifying Gel Wash
yang ini : loreal pure zone exfoliating gel wash
2. Untuk pelembab
Gue pake Loreal untuk kulit sensitif. Klo pertama kali pake pelembab ini mungkin bisa jadi orang merasa aneh, karena baunya itu lho. Ini adalah salah satu pelembap non-perfume. Pengalaman gue pake pelembap ini cocok dengan gue karena emang gak bikin kulit berminyak. Di jual di pasaran dengan harga Rp. 95.000 – Rp. 100.000 (ukuran 50ml). Dalam bentuk krim, tapi gak bikin lengket di kulit dan dibandingkan dengan produk sejenis lain (misalnya Ponds, Garnier), pelembap ini lebih mudah diserap kulit tanpa membuat kulit wajah keliatan seperti wajan penggorengan. Mengandung SPF 20++ karena pelembap yang ini emang dikhususkan untuk wanita asia yang hidup di daerah tropis.
loreal white perfect (re-lighting whitening spf 20++)
3. Untuk bedak
Klo buat cowok sih, poin ini bisa diskip ajah. Tapi klo buat cewek … hal ini mungkin penting juga. Gue pake MMU (Mineral Make Up dari Loreal juga). Bentuknya yang powder emang cocok untuk wajah berjerawat dan sensitif. Lebih nempel di kulit dan gak bikin wajah cepat berminyak. Gak nutup pori-pori juga tapi awet (karena di dalemnya dah mengandung foundation). Diaplikasikan ke wajah dengan menggunakan kabuki (jadi lebih gampang merata di wajah). Kalo mungkin beberapa orang yang ngikutin perkembangan make up dan sebangsanya, sekarang emang trend-nya cenderung ke arah mineral make up gitu karena bahan pembentuknya lebih alami (oil free, non comedogenic, no perfume and no preservation). Maybeline, Revlon, TBS, Ciel Mineral juga udah ngeluarin produk ini. Tapi karena gue udah pake Loreal, maka gue ambil aja yang sepaket biar lebih cocok. Harga di pasaran Rp. 155.000 – 160.000.Tapi berhubung kemaren di Carrefour ada beauty Fair maka gue kmaren belinya dengan harga miring (only Rp. 119.000). Pilihan warna yang ditawarkan juga lumayan banyak.
5. Untuk krim jerawat
Klo untuk krim jerawat, gue masih tetep pake acne lotion erha. Itu juga gue pake dalam kadar seperlunya, saat gue sedang ada jerawat ajah. Tapi klo keadaan wajah gak bermasalah ya gue gak pake. Untuk cewek saat jerawat sering numbuh itu klo udah deket-deket mo dateng bulan. Pengaruh hormon juga kali ya jeung?. Menurut gue, AL (acne lotion) erha ini tergolong obat keras apalagi klo digabungin dengan AT (Acne Toner) karena pertama kali dipake ke wajah itu bener-bener perih dan panas banget. Cuma klo udah biasa sih ya gak berasa lagi. Tapi bagi gue tetep ajah panas. Khasiatnya: cukup ampuh untuk basmi jerawat dengan cara instant (gue cuma pake ini sebulan dan jerawatnya langsung mengering). Pesan gue pake obat ini klo emang wajah berjerawat, tapi klo lagi gak berjerawat jangan digunakan karena efek produk ini selain emang bikin wajah menjadi panas saat penggunaan, produk ini juga mengakibatkan wajah menjadi lebih berminyak. Penggunaan jangka panjangnya (dalam kadar teratur tanpa memandang keadaan kulit wajah sedang berjerawat ato enggak) bisa bikin kulit wajah kita resistan. Dalam artian besok-besok kita berjerawat trus pake produk yang sama gak akan ngaruh lagi. Lagian, harga produk erha ini gak baik buat kantong
.
Gue cuma bisa share cerita segitu doang, sekarang gue masih punya PR buat ilangin scars (bekas jerawat). Cara yang paling mantep itu sih fraxel, tapi dokunya gue gak nahan (sekali fraxel itu kena 4-5 juta ,klo gue gak salah erha nyediain fasilitas fraxel di tempat mereka. Mungkin untuk lebih jelasnya bisa buka websitenya ato datengin langsung klinik pusatnya yang ada di kemanggisan). Kalo ditanya produk lain gue gak bisa kasih testi karena kmaren ada temen yang nanyain ke gue soal natasha ,murad skincare ato titi moertolo yang ada di benhill.Gue cuma coba erha doang dan kebetulan langsung cocok. Satu hal yang positif yang perlu diketahui oleh orang yang kulitnya berminyak, keadaan/kondisi kulit wajah yang berminyak itu memperlambat proses kerutan di wajah, jadi lebih awet muda
. So, gak selalu buruk kok memiliki kulit wajah berminyak.