Life is a bitch … so why so serious ?


Category Archive

The following is a list of all entries from the Uncategorized category.

Tampil Beda

Nah lho .. seru kan liat topiknya? Istilah ini gak asing lagi ama kita terlebih bagi mereka yang tinggal di daerah metropolitan. Bahkan tidak jarang beberapa orang mengatasnamakan tampil beda menjadi salah satu syarat agar diterima dalam pergaulan. Bagaimanakah tampil beda itu dalam arti sebenarnya? apakah itu sebatas masalah fashion dan life-style yang diikuti oleh sebagian fashionista? atau orang awam juga patut mengikuti gaya hidup yang umum lekat dengan konteks “elite” dan “berduit”
Pemirsa .. . inilah insert investigasi … !!
(*halah .. lagi-lagi obsesi presenter ….-_-” !)

tidak sedikit kalangan selebritis baik domestik maupun internasional menerapkan prinsip ini dalam keseharian mereka.sebut saja nama Maia Estianty beserta rekannya May Chan ato Agnes Monica yang menerapkan Harajuku … fashion ala Jepang yang cukup berani mix and match baju .. walo dalam kacamata orang mata tuh baju gak nyambung banget. (klo gw pake baju itu pasti dikatain gelo ato over pede, tapi karena seleb yang make .. jadilah gaya itu dikatain “keren” dan sangat fashionable).

Kalangan awam kaya kita?
tetep juga ada yang menerapkan prinsip ini … (i’m not in … gw cenderung menggunakan chic and casual dalam memilih baju, yang penting nyaman aja gw makenya). Nyinggung masalah tampil beda?
Well, gw inget beberapa saat lalu saat iseng ngiterin Carrefour dan singgah sebentar di stan buku dan majalah .. sedikit rada2 penasaran ama artikel yang gak jauh beda dari tulisan ini … salah satu sobat wanita (duh gitu dech kira2 majalah itu nyebut ….) mencoba tampil beda dengan bleach rambut dengan menggunakan warna kuning terang (blonde abis … ). Menurut pengakuan dia, emang awalnya rada malu … why? pasti donk … karena salah satu ciri khas kita orang yang ada di negeri timur ini adalah rambut item. Jadi tampil blonde dan beda di antara yang lain mungkin terasa geli di awalnya. singkat cerita, soal ke”blonde” jadi-jadian dia itu emang bikin dia gampang dikenalin … gak hanya di antara temen-temen anak dia di sekolahan – soalnya doski anterin anaknya ke sekolah saban pagi … tapi di antara tukang ojek yang sering mangkal di perempatan deket rumahnya. Dia juga memiliki nama yang unik dengan penampilan barunya tersebut. Ada yang katain dia “bule celup”,”pirang menyala” ato “mama naruto”. (gw juga gak tau kenapa rambutnya bisa se-pirang itu … apa karena kelamaan “diungkep” atau emang komposisi dari pewarna tersebut yang ditambah dari formula yang dianjurkan di petunjuk penggunaan).

Waktu ada arisan keluarga juga terjadi kelucuan …salah seorang keponakannya yang lagi demen benda-benda bersinar dan nerapin konsep fluoresence nanyain ke dia
“tante … itu rambutnya apa glow in the dark ya?” Hahahah … pertanyaan polos dari seorang anak kecil yang cukup menggelitik. Glow in the dark ?!! (yaollo astapillo … mang senter ?!)

Tampil beda bukanlah dosa dan tidak akan menimbulkan penyakit norak kronis selama kita masih bisa menimbulkan kenyamanan bagi diri sendiri dan orang-orang sekitar kita. Tampil beda juga bukan melulu hanya diliat dari segi fisik dan penampilan sajah, walo pada dasarnya doktrin bahwa tampil beda ditunjukkan dengan emang totally tampil beda dari segi fashion. Mungkin kita ingat iklan A-Mild yang emang dari jaman dulu gk ada matinya … sekumpulan orang berenang menuju sebuah pulau toga (ini istilah gw doang karena itu pulau ada topi toganya). Tiba-tiba dari sekumpulan perenang itu ada yang lari jalur, pindah ke sebuah pulau dengan sebuah nyiur melambai …(dia kepikiran untuk bikin pulau itu jadi komersil dengan menjadikannya island boat). (untuk vote silahkan buka di http://www.pilihangue.com, note: only for : 18+). Si perenang “lajur” (lari jurusan tersebut) bisa juga dikatakan tampil beda, saat orang-orang capek-capek ngejar gelar akademik, dia merasa puas dengan usaha barunya sebagai penyewa “island boat”. Pilih profesi yang jarang dilakukan orang pada umumnya juga adalah salah satu bentuk tampil beda (buat referensi dan mikir-mikir loe pengen beralih profesi unik tapi menjanjikan, gw rekom loe tonton acara Jakarta Profesi yang ada di O-Channel). Salah satu bintang tamu yang pernah nongkrong disitu adalah tante Avantine (designer kebaya yang tersohor, gw sampe mimpi nih apa pas my big-day gw sanggup ya nempahin kebaya gw ke sanah – any volunteer?), Christopher Abimanyu (sopranos yang suaranya mirip2 ama Luciano Pavarotti). Klo emang dah niat pengen tampil beda, setidaknya kita itu harus pede, optimis dan berani taking risks.

Nah dari situ … mungkin bisa diambil contoh tindakan yang masuk “tampil beda” tanpa merusak diri sendiri dan orang sekitar. Any idea ?


Review : Indiana Jones and the Kingdom of the Crystal Skull

Gw harus bilang ‘two thumbs up’ buat kepiawaian Steven Spielberg dalam pilem ini. Awal pemilihan karakter dan mutusin tetep Harrison Ford yang akan menjadi bintang utama di pilem ini cukup beresiko (selain ini pilem dah vakum cukup lama, Harrison Ford juga gak muda lagi – remember fenomena Die Hard 4.0 tahun lalu yang keukeh klo tetep Bruce Willis yang akan menjadi “the star” pilem ini).

Setting 60-an yang menjadi pilihan Steven juga menjadi salah satu hal unik yang asik dari pilem ini, setidaknya bisa menjadi salah satu poin yang menunjukkan heroik dari Harrison Ford yang menjadi tujuan utama (gw sempet ora mudeng waktu nonton pilem ini pertama kali, gimana enggak diawalin dengan balapan ala Too Fast Too Fourious versi jaman emak gw di masa remaja).

Pilem ini tetep lucu, tetep mengikuti pendahulunya yang menonjolkan sisi petualangan yang menjadikan alam and all its creature inside as the background. Pemilihan tokohnya juga “pas” menurut gw. Wanna know who is my favourite star in this movie? Nope, bukan Om Harrison Ford, but Cate Blanchett, cewe bunglon yang sanggup membawakan peran apa saja (you don’t have to worry about this …), peran cewe antagonis yang mengklaim dirinya “source of knowledge” dan aksen Ukraina Timur dia itu lho … dapet banget – so Stalin (I even wonder how can she do that … apa ada sesi khusus or one survey or she’s got Russian blood ?). Semuanya juga semakin lengkap dengan bentuk rahang bengis yang dimilikinya.

Karen Allen (Marry dalam pilem ini yang jadi bunda-nya Mutt), sumpah .. baru kali ini gw liat akting doski.Menurut gw bagus … aksen Inggrisnya kental dan bisa mengimbangi akting “the Jones” …secara juga mereka kayana dari segi umur gak jauh beda.

Remember “Shia LaBeouf”? menurut gw … walo penampilan awalnya di pilem triller Disturbia masih terbilang kurang mencuri perhatian tetapi di pilem action animasi “Transformer” yang release summer 2007 mencoba memperkuat eksitensi dia di dunia perpileman internasional. Hmm … klo gw liat dia sedikit gokil dan punya nilai humor yang lumayan. Di pilem Indiana Jones ini gw suka liat akting dia sebagai pria yang sedikit “geblek” tetapi memegang prinsip teguh “Stylish and Narcis is important” – inget donk guys … dia selalu bawa bersisir di mana saja bahkan dalam keadaan genting sekalipun, sayang dia cukup bodo dan mau gak mau mengakui ternyata model rambut keren kebanggaannya yang gw sendiri bingung itu gaya apah ternyata sangat trend di kalangan primata di hutan Amazon (Pathetic enough … choose another unique style dude !)

overall,
gw bisa bilang pilem ini asik dan layak ditonton …