Review : Indiana Jones and the Kingdom of the Crystal Skull


Gw harus bilang ‘two thumbs up’ buat kepiawaian Steven Spielberg dalam pilem ini. Awal pemilihan karakter dan mutusin tetep Harrison Ford yang akan menjadi bintang utama di pilem ini cukup beresiko (selain ini pilem dah vakum cukup lama, Harrison Ford juga gak muda lagi – remember fenomena Die Hard 4.0 tahun lalu yang keukeh klo tetep Bruce Willis yang akan menjadi “the star” pilem ini).

Setting 60-an yang menjadi pilihan Steven juga menjadi salah satu hal unik yang asik dari pilem ini, setidaknya bisa menjadi salah satu poin yang menunjukkan heroik dari Harrison Ford yang menjadi tujuan utama (gw sempet ora mudeng waktu nonton pilem ini pertama kali, gimana enggak diawalin dengan balapan ala Too Fast Too Fourious versi jaman emak gw di masa remaja).

Pilem ini tetep lucu, tetep mengikuti pendahulunya yang menonjolkan sisi petualangan yang menjadikan alam and all its creature inside as the background. Pemilihan tokohnya juga “pas” menurut gw. Wanna know who is my favourite star in this movie? Nope, bukan Om Harrison Ford, but Cate Blanchett, cewe bunglon yang sanggup membawakan peran apa saja (you don’t have to worry about this …), peran cewe antagonis yang mengklaim dirinya “source of knowledge” dan aksen Ukraina Timur dia itu lho … dapet banget – so Stalin (I even wonder how can she do that … apa ada sesi khusus or one survey or she’s got Russian blood ?). Semuanya juga semakin lengkap dengan bentuk rahang bengis yang dimilikinya.

Karen Allen (Marry dalam pilem ini yang jadi bunda-nya Mutt), sumpah .. baru kali ini gw liat akting doski.Menurut gw bagus … aksen Inggrisnya kental dan bisa mengimbangi akting “the Jones” …secara juga mereka kayana dari segi umur gak jauh beda.

Remember “Shia LaBeouf”? menurut gw … walo penampilan awalnya di pilem triller Disturbia masih terbilang kurang mencuri perhatian tetapi di pilem action animasi “Transformer” yang release summer 2007 mencoba memperkuat eksitensi dia di dunia perpileman internasional. Hmm … klo gw liat dia sedikit gokil dan punya nilai humor yang lumayan. Di pilem Indiana Jones ini gw suka liat akting dia sebagai pria yang sedikit “geblek” tetapi memegang prinsip teguh “Stylish and Narcis is important” – inget donk guys … dia selalu bawa bersisir di mana saja bahkan dalam keadaan genting sekalipun, sayang dia cukup bodo dan mau gak mau mengakui ternyata model rambut keren kebanggaannya yang gw sendiri bingung itu gaya apah ternyata sangat trend di kalangan primata di hutan Amazon (Pathetic enough … choose another unique style dude !)

overall,
gw bisa bilang pilem ini asik dan layak ditonton …

4 thoughts on “Review : Indiana Jones and the Kingdom of the Crystal Skull

  1. Manik says:

    pilim Jadul, tapi berkesan untuk di tonton

    Kapan kita nonton pilim dek??

    btw, selamat yah atas rumah barunya
    Semoga Betah, dan gak ngungsi ke tempat lain lagi

    Tuhan Memberkati

    Horas..!!

  2. roded says:

    aku yang suka setting ceritanya….udah gitu bisa nebak dari awal klo bakal ada ET…soalnya ada campur tangan si Steven Spielberg sebagai sutradara sepertinya..hahaha.

  3. mshennie says:

    @manik:
    bolehlah to … kapan2 kita nonton bareng2 ..(i love watching)

    @krisna:
    lo kudu nonton men … seru pilemnya.G jamin lo kaga nyesel !

    @royded:
    iya siro … ciri-nya Oom Stephen kali kaya gitu ya
    overallnya baguslah cerita iniπŸ™‚

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s