Have a blessed weeding …


Hidup itu adalah sebuah siklus. Bayi – balita – anak-anak – remaja – dewasa – orang tua – tua. Sebuah lingkaran kehidupan yang indah, jika semua tahap dilalui dengan sempurna dan bahagia. Memutuskan sebuah jalan hidup baru dengan orang baru bukanlah perkara mudah seperti layaknya membeli mainan. Digunakan saat lagi ingin dan saat rusak, dia hanya akan teronggok dengan sampah-sampah lain di sudut ruangan yang gelap dan tidak terlihat. Mengikrarkan janji suci di altar dan disaksikan oleh pemuka agama tidaklah semudah mengungkapkan kata “saya bersedia”, suaranya nyaring dan memenuhi gereja dan disambut dengan senyum malu-malu oleh sang mempelai lain. Indahnya hidup pernikahan tidak sebatas menjadi raja dan ratu pesta sehari, diikuti oleh malam-malam hangat yang akan dilalui sesudahnya.

Marriage, Pernikahan atau istilah lain yang mungkin dikenal di seluruh peradaban manusia adalah bagaimana kesediaan kita menerima orang lain dengan segala kelemahan dan kekurangan mereka dalam segala kondisi. Suatu pelajaran hidup baru yang tidak akan usai dan usang dimakan oleh jaman. Pembelajaran bagaimana menerima orang lain untuk disayangi, dimengerti, dan bersikap sabar dan mencoba berbagi segalanya dengan dia yang telah Tuhan berikan. Mencoba menjaga sikap dengan baik, karena saat suatu hari terjadi kesalahan … kita tidak sendiri lagi yang akan terseret ke dalamnya. Ada jiwa lain yang turut menjadi korbannya. Beberapa tahun sesudahnya … kesempurnaan hidup akan semakin lengkap dengan adanya malaikat kecil yang berwajah polos dan memanggilmu “Papa” atau “Mama”, seorang manusia kecil dengan hanya senyumannya yang tak berdosa membuatmu sanggup melupakan keletihan dan penatnya segala bentuk rutinitas, yang membuat duniamu indah tanpa perlu surga.

I’m not gonna be there in your big-day, but believe me one thing that I pray for your happiness, not only in your big-day but in your further day after the weeding party. May you live happily ever-after with your new best friend ever, with your new family member (gonna be) till you hair turns to gray and till you’ve got your children children.

*buat temenku ERWIN SIANIPAR, who just married
Selamat Menempuh Hidup Baru, moga pernikahannya langgeng sampe jadi oppung-oppungπŸ˜€

2 thoughts on “Have a blessed weeding …

  1. mshennie says:

    sebuah riwayat manusia itu perjalanannya sama. idup kemudian mati … tapi soal siklus yang sesuai di postingan sayah, gak semuanya bisa melakukan siklus itu sampe sempurna. ada yang memilih untuk tidak menikah, ada yang keburu ninggal sebelum punya anak, punya cucu ato bahkan masi kanak-kanak dan bahkan meninggal di masa lajang.

    hal itu sudah diberikan Tuhan kepada kita. Alangkah indahnya kalo kita juga bisa ikut di dalam siklus tersebut.

    Salam kenal ya broπŸ˜€

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s