movie : the company men


courtesy of IMDB

Taglines: In America, We Give Our Lives To Our Jobs. It’s Time To Take Them Back !

The story centers on a year in the life of three men trying to survive a round of corporate downsizing at a major company – and how that affects them, their families, and their communities.

Released Year : 2010
Director: John Wells
Writer: John Wells
Stars: Ben Affleck, Chris Cooper and Tommy Lee Jones

Cerita ini dimulai dengan gambaran betapa bahagianya hidup menjadi seorang Bob Walker. Bekerja dengan posisi Kepala Divisi Sales & Marketing dengan umur yang cukup muda (37 tahun). Memiliki sebuah rumah dengan semua perlengkapan untuk layak disebut sebagai rumah nyaman dan bahkan relatif mewah. Memiliki 2 orang anak yang cantik dan tampan serta seorang istri yang cantik, FTM (full time mother) dan super pengertian.Mengendarai sebuah motor sport mewah (Porsche) dan tentu saja keanggotaan eksklusif di klub golf. What a perfect man ! I bet that everyone wants to kill for that amazing life.

Tragedi dimulai ketika dilakukan PHK besar2an karena perekonomian seluruh US yang benar-benar tidak OK banget, dan apesnya Bob Walker adalah salah satu dari korban PHK tersebut. Akhirnya dengan sisa harga diri yang dia punya, dia mulai bangkit lagi dan mencari pekerjaan yang layak (layak bagi dia tentunya, bukan bagi orang secara umum). Tapi dengan pengalaman kerja serta dengan penghasilan besar yang dia terima selama bekerja di GTX, tentu saja tidak mudah bagi perusahaan untuk mempekerjakan manusia seperti dia. Hal ini ditambah kenyataan, ribuan MBA diluluskan oleh berbagai perguruan tinggi. Relatif masih muda, keinginan yang menggebu, otak yang masih cepet buat diajak kompromi ditambah lagi kenyataan bahwa mereka bisa dibayar murah dengan alasan fresh graduate (this is the reason why a company have a tendency to hire fresh graduate).

Tak ada perusahaan yang mau mempekerjakan dia, membuatnya menyerah dan menerima pekerjaan dari iparnya sebagai pekerja bangunan (agak lebay sih, dari seorang ekspatriat banting setir menjadi pekerja bangunan. Apalagi memiliki wajah tampan ala ben affleck). Bob menjual rumahnya, menjual porsche kesayangannya, berhenti dari keanggotan golf dan akhirnya istrinya memilih untuk mulai bekerja lagi.

Di lain sisi, keadaan GTX tidak menjadi lebih baik. CEO perusahaan adalah manusia yang menurut saya tipikal kejam dan berhati dingin. Dia lebih memilih masuk dalam 50 CEO dengan penghasilan tertinggi versi majalah forbes dan memecat executive BOD serta ribuan karyawan lain serta upgrade gedung kantor daripada mempergunakan dana tersebut untuk hal-hal lain yang memiliki prioritas lebih penting (seperti dewan rakyat yang duduk di Senayan saja. Tapi dia masih mempergunakan uang sendiri sedangkan yang di Senayan menggunakan duit …. *gak usah dibahas, malah bikin tambah keki …. #menatap nanar ke slip gaji yang dipenuhi segala detail potongan pajak negara).

Akhir ceritanya gimana?
Seperti biasa karena ini film ini menurut saya tujuannya adalah motivasi dan memberikan pesan kepada semua pekerja secara global, maka tentu saja akhirnya happy ending. Pada akhirnya, Gene McClary (mantan BOD GTX yang mengalami perihnya pemecatan) mengajak korban-korban PHK lainnya membangun usaha yang sama ditambah layanan konsultasi strategi, memperbaiki dan menggunakan kembali pabrik GTX lama yang terabaikan, dan berkeyakinan bahwa dengan keberanian dan entusiasme yang tinggi, mereka akan bisa membangun usaha tersebut.

Di dunia lain, Lauren berakhir menjadi seorang janda setelah suaminya, mantan BOD GTX (Phill Woodward) yang mengalami pemecatan memilih untuk bunuh diri karena merasa harga dirinya hancur semenjak resmi menjadi penggangguran.

Moral cerita dari film ini yang saya dapatkan adalah (this is my personal opinion)
– love your job, but not your company because you don’t know when they stop loving you (and finally dump you)
– being fired is not the end of the world as long as you are capable, have faith, courage and enthusiasm.
– a company can stop your path career there but they can’t stop your brain to think and create another brilliant idea (canggih ya bahasa gue …? hahaha ….)

finally, happy watching anyone !

2 thoughts on “movie : the company men

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s