the winner stands alone

Fashion ?

Apa yang ada di kepala orang-orang ini? Apa mereka pikir fashion adalah sesuatu yang berubah-ubah sesuai musim? Apa mereka datang dari seluruh penjuru dunia untuk memamerkan busana, perhiasan serta koleksi sepatu mereka ? mereka tidak mengerti. Fashion hanyalah cara untuk berkata

“Aku anggota duniamu. Aku mengenakan seragam yang sama dengan tentaramu, jadi jangan tembak.”

Sejak beberapa kelompok pria dan wanita mulai tinggal bersama dalam gua-gua, fashion telah menjadi satu-satunya bahasa yang dipahami semua orang, bahkan yang tidak saling mengenal.

“Kita berpakaian dengan cara yang sama. Aku anggota sukumu. Ayo bersatu dan melawan yang lemah sebagai cara bertahan hidup”.

Tapi ada yang beranggapan fashion adalah segalanya. Setiap enam bulan, mereka menghabiskan banyak uang untuk mengubah detail kecil supaya bisa tetap mempertahankan keanggotaan mereka dalam suku ekslusif golongan berada. Jika mereka mengunjungi Silicon Valey, tempat para jutawan industri IT  mengenakan jam tangan plastik serta jins belel, mereka pasti paham bahwa dunia sudah berubah; sekarang semua orang sepertinya termasuk dalam kelas sosial yang sama; tak ada lagi yang peduli pada besarnya berlian, desain dasi, atau tas kerja kulit. Dasi dan tas kerja kulit bahkan sudah punah di bagian dunia itu; sayangnya di dekat sana ada Hollywood, mesin yang relatif lebih kuat – sekalipun mengalami penurunan- dan masih berhasil meyakinkan orang-orang tak berdosa agar percaya pada baju-baju haute-couture, kalung zamrud, dan limusin panjang. Lalu karena semua itu masih kelihatan di majalah-majalah, siapa yang berani menghancurkan industri jutaan dollar yang menyangkut dunia periklanan, penjualan benda-benda tak berguna, penciptaan trend-trend baru yang sama sekali tidak penting, serta pembuatan krim wajah yang sama persis namun diberi label berbeda-beda ?

PS : somehow, I love this part of script … (taken from : the winner stands alone by Paulo Coelho).  Bagi yang setuju silahkan senyum di dalam hati dan mengamininya, tetapi yang tidak setuju. No problem, dunia itu indah karena ada perbedaan …


Synopsis :

Berlatar belakang Festival Film Cannes, The Winner Stands Alone bukan hanya cerita tentang kemewahan dan dunia glamor para bintang, namun juga menuntun kita ke dalam perenungan mendalam tentang kekuatan mimpi-mimpi kita serta nilai yang kita gunakan untuk mengukur diri sendiri.

Selama 24 jam kita diajak mengikuti jejak langkah Igor, pengusaha telekomunikasi kaya raya dari Rusia, yang merasa terpukul setelah ditinggal istrinya, dan memutuskan untuk menarik perhatian sang mantan istri dengan sebuah rencana gila. Dalam prosesnya, Igor bersilang jalan dengan Gabriela, aktris muda dan ambisius; Jasmine, model dari Rwanda yang menjadi pengungsi di Eropa; Javits, produser berpengaruh dan korup; dan Hamid, pengusaha yang memulai dari bawah dan sedang berada pada puncak kejayaannya. Kemunculan Igor mengubah hidup mereka selamanya.

Kisah yang intens ini membawa kita ke dalam lingkup orang-orang terkenal, sukses dan bergelimang uang, namun juga menjadi cerminan mengejutkan tentang kedangkalan dan keganasan dunia di mana manusia saling memakan sesamanya.

My Review:

Setelah Sidney Sheldon, Paulo Coelho adalah novelis lain yang saya suka karya-karyanya. Walau bahasa yang dia gunakan terkesan berat dan mendalam, selalu ada nilai hidup yang saya dapatkan setelah membaca novelnya. Di antara semua karyanya, saya paling suka buku ini (The Winner Stands Alone) dan Eleven Minutes (kalau ada waktu luang, saya akan bikin reviewnya. This is a promise 😀). Yang paling susah saya cerna isi dan maksudnya adalah bukunya yang berjudul Penyihir dari Portebello (The Witch of Portobello).

Kenapa saya suka buku ini? Di buku ini menceritakan bagaimana dunia entertainment itu sebenarnya dan bagaimana yang tampak di luar tidak selalu sama dengan apa yang ada di dalam. Hidup yang penuh kepura-puraan, penuh kekosongan dan perbudakan diri sendiri yang mengatasnamakan “fashion” dan “superclass life-style” (istilah baru yang saya dapatkan dari buku ini).  Berapa banyak pengorbanan yang diberikan untuk sebuah life-style yang trennya berubah cepat sekali. Once you out yourself in it, then it is hard to get out. So, selamat membaca (again, bagi yang minat …)

Advertisements

every girl should deserve better !

Ladies … how many of you would be very pleased when a man say ‘I love you and wanna get close to you’ … would you like to raise your hand up?.  Tapi tunggu dulu sebelum anda bener-bener membaca kisah saya berikut ini.

Beberapa minggu yang lalu, lupa kapan tepatnya … salah seorang dari masa lalu tiba-tiba datang ke hidup saya yang nyaman. Inti dari percakapan singkat kami adalah bahwa walau pun kami tidak lagi ditakdirkan menjadi sepasang kekasih, tetapi dia merasa kami masih bisa dekat dalam ikatan persaudaraan atau kemungkinan paling minim yang bisa kami tempuh ke depannya adalah berteman. Dalam hati sih sebenarnya saya pengen ketawa, it sounds ridiculous because lately, i can’t even say that we’re friends.We lost our communication.

Intinya dari perkataan dia jika ditelusuri dengan jiwa dan akal sehat adalah … “aku tidak menyukaimu, tetapi aku tidak mungkin mengatakan kepadamu secara gamblang, maka ku merasa bahwa ini adalah cara terbaik untuk mengungkapkannya kepadamu”. Ladies … mungkin di dalam kehidupan nyata kita pernah mendengar versi lain dari kalimat ini seperti :
“sebenarnya kamu cantik, seksi dan menarik … tapi aku merasa aku bukanlah yang terbaik untukmu” atau
“biarlah kita berteman saja dan bisa tetap dekat”
Artinya adalah that man is not into you. Bagi saya pribadi … cinta itu adalah ibarat binary yang cuma mengenal angka ‘1’ dan ‘0’ atau ‘ya’ dan ‘tidak’, ditengahnya tidak ada lagi. Jadi pesan saya, jika anda mendapatkan diri anda terperangkap dalam situasi ini, jangan bertingkah bodoh dan berlaku seakan semuanya baik-baik saja, leave all the bad things behind and see another bright future, you deserve better. Saya rasa anda tidak akan tinggal bersama dan menggantungkan harapan dengan seseorang yang secara implisit tidak mengharapkan anda, lagipula tinggal lebih lama akan menyebabkan ngarep kronis yang berkepanjangan and I hope it won’t take you suicide.

Thanks for Greg and Liz, mungkin di awal kalo saya belum membaca buku itu maka saya akan seperti setengah wanita di dunia yang menganggap tawaran itu menarik, “better than nothing”. Menerima tawaran itu lalu mendapatkan sebuah kepastian dan mencle-mencle karena pengen nanyain ke pia bersangkutan tentang kelanjutan hubungan tersebut tapi takut menyinggung perasaannya karena di awal dia sudah menjelaskan kepada saya bahwa hubungan kami sebatas TTM tanpa sebuah status. Mungkin bagi sebagian orang, status itu tidak penting. Tapi, get a life ajah dech klo kita sebenarnya lama-lama akan jengah juga menjalani hal seperti itu.

Bagi saya pribadi,sama seperti penjelasan di atas. That freaky (i must admit that it was a beatiful) relationship was over a few years ago dan saya rasa gak penting juga bagi saya untuk mencoba bersilahturahmi dengan sang mantan.*selain saya memiliki seorang mantan yang orangnya sedikit ke-GR-an, dalam artian dikasih perhatian sedikit saja sudah merasa bahwa saya pengen balik dengan dia karena menurut dia perasaan dan tubuh saya masih sepenuhnya menginginkannya*, saya juga ingin menata kehidupan saya sendiri tanpa gangguan orang-orang yang menurut saya masuk dalam kategori kurang penting. Ayolah ladies, hidup terlalu percuma untuk dihabiskan dengan orang yang percuma juga. Satu-satunya tugas kita sebagai seorang wanita adalah menjadi sebahagia mungkin, bersikap positif tentang diri sendiri dan tentu saja merasakan berbagai pengalaman luar biasa lainnya.

Disini saya share sebuah link buat download buku yang menurut saya every girl should have … Please take a look at this link

Tell Me Your Dreams

sidney_sheldon-tell_me_ur_dreamsMuda, enerjik, pintar, seksi dan menggairahkan …
Dari cupertino, silicon valley, roma hingga paris …
Empat pria, mati menggenaskan tanpa penis …
Kebiri adalah hal yang hanya dilakukan kepada binatang .. bukan manusia

Alter … diam di dalam diri
Saat dia ingin, maka dia akan tetap diam dan menonton …
saat dia mulai berkuasa, maka kita hanyalah sebuah pribadi lain dari sosok yang sama
pernahkan terbayang akan ada 3 jiwa dalam sebuah raga yang sama?

Persidangan, ruang pengakuan dengan lampu menyala terang dan menyilaukan
Memaksa Ashley mengakui perbuatan yang sampai mati pun tak akan diakui pernah dilakukannya
Tony yang melakukan, tapi saat itu Ashley tidak pernah mengenal Tony
Walaupun seakan semua tangan saksi menunjuk jelas kepadanya seakan sebuah senapan laras panjang yang siap memuntahkan pelurunya ….

Hari ini …
di sebuah tempat di luar California, Ashley dan 2 jiwa lainnya duduk di ruang piano
Kadang dia bermain piano, kadang dia menyanyi dengan aksen Inggris yang kental
dan pada akhirnya … Ashley harus tertidur dengan mata sembab penuh air mata …
Rumah rehabilitasi begitu kata orang … tetapi disebut kepada pasien hanya untuk menyembunyikan nama Rumah Sakit Jiwa …

Sampai kapankah Ashley merasa terpuruk dari dunia luar dan pandangan cemooh yang selalu melihat dia sebagai pembunuh wanita sadis yang menghabisi pria korbannya tanpa penis ?
Apakah MPD (Multiple Personality Disorder) adalah sebuah dosa? atau hanya sebuah penyakit yang kata dokter-dokter gila itu akan sembuh?

All I want is to get my normal life (Ashley Patterson)

“All around the mulberry bush,
The monkey chased the weasel.
The monkey thought ’twas oil in fun,
Pop! goes the weasel….”

– Tell Me Your Dreams, Sidney Sheldon –

Frasa di atas itu cuma gambarin sinopsis singkat dari salah satu novel yang paling gue demen. Gue udah baca novel ini 3 kali sejak gue jatuh cinta pertama kali ama novel ini di kelas 1 sma dan bahkan sempat ngarep kalo novel ini akan diangkat ke dunia layar lebar. Walo rada thriller (which is not my favorite type of movie), tapi kali ini gue akan nonton. Gue suka baca novel dan salah satu penulis novel favorite gue adalah Sidney Sheldon. Dari beberapa judul novel doi yang udah gue baca, maka Tell Me Your Dreams adalah novel dia yang gue suka dan gue baca lebih dari satu kali.

Nah karena ada pepatah bijak yang bilang sesama manusia harus saling berbagi maka untuk para pembaca yang penasaran ama novel ini, gue akan share dalam postingan ini (but I’m very sorry this is English version. Kalo mau cari bahasa Indonesianya mungkin beberapa bookstore masih jual atau mau cari di buku loak juga boleh).

Download here …