UPDATED : REVIEW DOKTER KUN JAYANATA (MOESTOPO)

So, tanggal 26 April 2016 kemarin akhirnya gua daftar konsultasi untuk RF Treatment. Karena selain emang gua emang gak punya informasi terbaru untuk antri konsultasi atau treatment ditambah butuh usaha ekstra keras untuk nelepon ke kliniknya (seringan sibuk atau gak diangkat), sempat kepikiran untuk coba RF treatment di tempat lain. Tetapi, karena sebelum-sebelumnya gua pernah gagal dalam hal acne treatment dimana wajah gua bukannya membaik malah tambah hancur, akhirnya gua memutuskan balik lagi ke dokter kun akan coba nelepon sampe diangkat dan dapet jadwal (persistent)!

FYI, detail dokter kun:

Jalan Hang Lekir Terusan 1 No.A1, RT.5/RW.8, Grogol Sel., Kby. Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta (Patokannya: Universitas Dokter Moestopo)

Phone ( 021- 72787518 / 72787518)

Work hard paid! gua dapet jadwal di hari selasa jam 4 sore.

Sejak kunjungan gua terakhir ke sana (pertengahan 2013 silam), ternyata ada beberapa perubahan dan semoga ini berguna bagi temen-temen yang akan coba konsultasi ke sana.

  1. Pendaftaran konsultasi atau treatment apapun dilakukan melalui telepon. Sedikit tips, coba dial-in terus sampai petugasnya angkat dan kalian dapet jadwal. Jadwal yang akan didapetin ini bukan jadwal di hari yang sama, tapi untuk beberapa hari ke depan. Misalnya nih, kayak gua kemaren daftarnya di hari kamis 21 April 2016, dapet jadwalnya di hari Selasa 27 April 2016 jam 4 sore. Mau gimana lagi ladies, aside from he is a good and friendly doctor, beauty needs extra work (termasuk antri ini). Kabar baiknya, gak perlu dateng pagi-pagi, titip KTP atau bayar calo (ini di 2012 kmrn nih musim2nya calo panen duid dari pasien)
  2. Di 2012 kemaren, konsultasi pasien itu dilakukan secara one-on-one. Maksudnya gimana tuh? tiap pasien akan dilayanin satu per satu. Tapi untuk yang sekarang, untuk sekali konsultasi dan tatap muka dengan pasien dilakukan itu secara bersamaan untuk 3-4 pasien. Tapi tenang saja, itu gak akan mengurangi apa-apa. Kalian bisa tetap tanya macem-macem dan dokter kun akan jawab sebisanya. Tips dari gua, disiapin pertanyaannya sebelum mau masuk.
  3. Begitu kelar konsultasi, segera datengin meja kasir dan setor hasil konsultasi untuk ambil obat. Karena terkadang, antri obat ini bisa memakan waktu sejam sendiri (terlebih di hari sabtu)
  4. Pay with Debit Card or Cash. Yup, you read it right. Sekarang tuh pembayaran CC agak susah nih disini, pesan gua coba lakukan pembayaran dengan debit card atau cash.
  5. Kalau mau cepet sembuh dan cepet-cepet jadi cantik, ikutan semua wejangan-wejangan beliau.  No excuse.
  6. Kalau mau beli obat doang tanpa konsultasi, bisa dilakukan via phone (nomernya uda dicantumin di atas) atau pesen aja via gojek (menurut gua ini opsi paling cepet, karena seperti gua sebut di atas, needs extra effort to call him!). Pembelian obat ini dilakukan tidak dengan sembarangan, selain harus uda terdaftar jadi pasien, obat-obat tersebut juga harus udah pernah diresepkan ama dokter kun sebelumnya (kecuali pencuci muka atau tabir surya)

Sedangkan untuk gua sendiri, pengalaman RF akan gua post di halaman terpisah (akan gua update lengkap dengan foto dan progressnya). Setelah treatment pertama dilakukan kemaren, untuk treatment kedua harus dijadwalkan  6-8 minggu setelah treatment pertama. Wish me luck girls!

Telat haid & primolut N 5mg

Dateng haid itu nyebelin, tapi kalo gak dapet haid… malah lebih nyebelin lagi.

      Nah, ceritanya desember kemaren haid saya gak dateng-dateng padahal udah lewat 15 hari dari tanggal jatuh tempo. Cuma tanda-tanda bakalan dateng haid itu udah nongol sejak tanggal seharusnya saya dapet haid. Karena udah mau mudik dan badan uda bener-bener gak enak, makanya saya memutuskan untuk konsultasi ke dokter kandungan. Akhirnya memutuskan diri untuk konsultasi ke dokter kandungan di RS. St carolus pada hari Sabtu.

      Ternyata konsultasi ke dokter kandungan itu adalah kesalahan terbesar. Antriannya asli panjang banget. Saya melakukan appointment by phone di pagi hari (sekitar jam 7 pagi kurang), udah dapet nomor antrian 33 dan jadwal konsul jam 12 siang. Sampai disana, saya nunggu kira-kira sejam sebelum dipanggil untuk konsultasi. Setelah itu di USG untuk memastikan apa ada kelainan di dalam rahim dan sebangsanya. Puji Tuhan, ternyata gak ada. Semuanya baik-baik saja. Dokter menuliskan resep “Primolut 5N” untuk dikonsumsi selama 10 hari. Harga obat ini juga tergolong menengah (Rp. 171.000 untuk 30 tablets). Diminumnya 3x sehari setelah makan.

      Saya mengkonsumsi obat ini selama 3 hari dan was-was abis karena haidnya ternyata gak kunjung datang. Akhirnya, setelah konsultasi online via google dan cari tau orang yang senasib dengan saya serta dengan seorang dokter kenalan. Kebanyakan dari mereka mendapatkan haid setelah berhenti mengkonsumsi obat ini. Ternyata, bener saja. Dua hari setelah saya berhenti mengkonsumsi tablet ini, haid saya keluar normal.

Ternyata cara kerja primolut ini adalah seperti dua sisi mata uang:
1. Membendung haid agar tidak keluar (ini selama kita masih tetep mengkonsumsi tablet yang bersangkutan)
2. Mengeluarkan haid (setelah berhenti mengkonsumsi pil tersebut).

Dari hasil google di beberapa tempat:

What is Primolut N used for?
source: http://www.netdoctor.co.uk/womens-health/medicines/primolut-n.html

Primolut adalah tablet 5mg yang digunakan untuk mengobat beberapa kondisi yang mengakibatkan berkurangnya hormon progesteron dalam tubuh seperti menorrhagia, secondary amenorrhoea (periode haid yang berhenti, gak nongol atau terlambat dibandingkan jadwal seharusnya); dysmenorrhoea (haid tidak berhenti); PMS; dkk seperti yang dijelaskan berikut:

Primolut N tablets 5mg are used to treat several conditions that are the result of a lack of progesterone including menstrual disorders like: menorrhagia (heavy prolonged menstrual bleeding) secondary amenorrhoea (menstrual periods that have stopped, are absent or irregular); dysmenorrhoea (painful periods); premenstrual syndrome, including cyclical mastopathy (premenstrual breast swelling and tenderness); dysfunctional or abnormal uterine bleeding, which occurs during the menstrual cycle instead of at the end. Primolut N tablets 5mg are also used to treat endometriosis (growth of endometrial tissue outside the uterus causing pain and bleeding) and shift the timing of menstruation to help manage irregular menstrual cycles.

TIPS & WARNING:

  • Obat ini tidak diperkenankan untuk wanita hamil, jika anda aktif secara seksual sebaiknya konsultasikan dengan dokter kandungan bahwa terlambatnya haid bukan karena hamil sebelum mulai mengkonsumsi obat ini. 
  • Cara kerja dan hasil yang didapatkan setiap wanita setelah mengkonsumsi obat ini bisa berbeda (ada yang haidnya tetap gak nongol-nongol juga) atau malah mendapatkan gejala sakit lain. Jika keadaannya sudah sedemikian rupa, ada baiknya kembali berkonsultasi dengan dokter kandungan yang terpercaya.
  • Blog ini saya tuliskan berdasarkan pengalaman saya sendiri, tetapi untuk kebaikan bersama jika ada beberapa dari ladies-ladies sekalian yang mengalami kasus yang sama dengan saya, ada baiknya dikonsultasikan dengan pihak medis sebelum mulai mengkonsumsi obat ini.

Product Review: Clarisonic MIA 2

Clarisonic itu udah kayak trend dalam dunia skincare.  Tapi apa iya emang sebagus itu? Sebanding gak hasil yang didapet dengan duit yang dikeluarin?
Percaya atau enggak, butuh dua tahun bagi saya pribadi sebelum mutusin pake alat ini. Kenapa? MAHAL! liat dari website mana pun. Semuanya rata-rata masang harga sama. 150USD! Ya kaliin aja pake kurs yang berlaku sekarang.
Setelah bolak-balik cari review di Internet, bolak-balik mikir. Akhirnya kuatin hati dan terlebih dompet juga buat mesen. Saya mesen alat ini pake sistem pre-order dari salah seorang seller di femaledaily.com. Udah gitu, mesennya emang kayak pucuk dicinta ulam pun tiba. Pas udah kebelet punya, pas sephora lagi bikin promo 20% off untuk semua item. Saya mesen alat ini di bulan Maret 2013, sampe sendiri ke tangan saya lumayan lama. Kira-kira 3 bulanan. Selain masalah shipping dari US yang cukup lama ke seller dari seller ke saya, ternyata pesanan seller saya ini sempat nyaris batal dan kudu back order. Emang kayaknya semesta juga mendukung gua kali ya punya alat ini, back ordernya berhasil dan tetep pake harga diskon (dan yang paling penting, disini kurs USD to IDR masi berkisar di maksimal 10rb-an).
Clarisonic yang saya beli adalah Clarisonic MIA2 edisi ulang tahun sephora 15. jadi selain saya mendapatkan paket clarisonic yang biasa, saya juga mendapatkan pouch clarisonic special edition. Lumayan, dapet tambahan hadiah kira-kira 20USD. Kesan pertama barang ini sampe di tangan saya.
“Kok ini kecil banget ya? Kok bisa mahal sih?”
Pendapat saya ini berubah setelah saya bener-bener megang barangnya. Ternyata itu alat, emang pas di genggaman tangan. Dan pertanyaan saya kenapa bentuknya ala-ala gitar spanyol, kenapa gak lurus aja? Jawabannya adalah karena alat ini digunakan untuk membersihkan wajah secara menyeluruh sampai ke level pori, jadi sering kali tangan penggunanya juga ikutan basah. Lekukan ini mencegah agar produk tidak tergelincir saat digunakaan saat membersihkan wajah. Briliant!
Jika kamu adalah pemula di clarisonic, beberapa hal yang perlu diketahui saat menerima produk ini:
  • Ada 3 bagian utama dari produk ini: Yang pertama adalah head brush (bisa digonta-ganti setelah pemakaian dalam periode tertentu, umumnya 3-4 bulan jika alat nyaris digunakan setiap hari. bisa juga lebih singkat kalo bentuk sikat udah berubah lebih mengembang. ya mirip aja kayak sikat gigi, kalo uda mekar kemana-mana emang udah saatnya kudu beli sikat gigi baru. hal yang sama juga berlaku bagi MIA2 ini). Yang kedua adalah pengaturan kecepatan (normal dan rendah/low) dan yang terakhir adalah plink charger.
  • Untuk pemakaian pertama kali, lakukan pengisian ulang baterai selama sehari penuh (24 jam).  Perhatikan, lampu indikator yang berkedap-kedip itu adalah petunjuk kalau proses isi ulang baterainya berjalan dengan sukses. Kalo lampunya off, then shit happens. Mungkin terjadi masalah di charger-an nya atau di alat utamanya sendiri.
  • Jangan lupa, daftarkan produk ini ke situs resminya di http://www.clarisonic.com (mine is already registered successfully)
  • Sebelum menggunakan MIA2, bersihkan wajah dengan air bersih. Oleskan pembersih wajah di seluruh wajah atau bisa juga dengan mengoleskan facial wash di bulu sikat. Nyalakan Clarisonic sesuai dengan speed/kecepatan yang diinginkan.
  • Clarisonic MIA2 ini adalah versi terbaru dan diclaim lebih baik dari Clarisonic MIA dengan penambahan fitur timer. Timernya sendiri adalah default factory setting dan gak bisa diubah-ubah (20 detik  untuk daerah bagian dahi, 20 detik bagian dagu, 10 detik bagian pipi kiri sampe hidung kiri dan kemudian 10 detik untuk bagian pipi kana sampe dengan hidung sebelah kanan)
  • Bersihkan alat setelah selesai digunakan, tunggu sampe kering sebelum memasukan ke wadahnya kembali.
Setelah pemakaian rutin dalam rentang waktu 3 bulan, maka kesimpulan yang saya dapatkan adalah:
  • Pertama sekali, saya jelaskan jenis kulit saya (normal-berminyak, sensitive dan acne-prone. Yup, sound complicated).  Di post-post saya sebelumnya juga saya jelaskan bahwa saya berjuang mati-matian untuk basmi jerawat di wajah saya. Tak disangka, alat ini gak bikin wajah saya makin berjerawat. Sebaliknya makin lebih baik.
  • Jenis sikat/head brush yang saya gunakan adalah sensitive-brush. Pembersih wajah yang saya gunakan adalah Kose Sekkisei Facial Wash (review soon will be released), SK-II, Kose Junkissui Facial Wash. Ini juga gak bikin break-out. Tapi baca dan diskusi forum lain, ternyata ada facial wash yang lebih murah dan bagus jika dikombinasikan dengan alat ini.
  • Alat ini ternyata emang bener-bener membersihkan wajah! BERSIH-nya berasa banget. Wajah bersih, tanpa kesat.
  • Mengurangi black-head and white-head. Komedo jarang nongol.
  • Struktur kulit makin membaik karena dengan terbuka pori-pori, dengan ilangnya kotoran yang menyumbat. Proses penyerapan skincare dan kandungan di dalamnya oleh kulit jadi lebih gampang.
  • Mengurangi kadar minyak di wajah
  • Walau gak instant, tapi membantu mengurani bekas jerawat.
  • OVERALL, Bagus & Recommended.
Sedikit TIPS bagi yang mau beli:
Jika di antara kalian ada yang mau beli dan mesen alat ini, lakukan di situs online yang bener-bener menjual clarisonic mia2 yang  asli (clarisonic.com, sephora.com, beauty.com, skinstore.com. untuk sementara ini doang yang saya tau entar kalo ada tambahan saya bakalan update). Jangan pernah tergoda beli di online shopping sejenis amazon atau ebay karena godaan harga lebih murah doang (yang konon beda harganya bisa lebih dari 30USD) . Karena saya pernah baca review salah seorang pembeli yang komentar kalau barang yang dia beli adalah palsu. Darimana taunya itu palsu? Pas dicoba di register di clarisonic.com, keluar pesan error bahwa nomor seri tidak terdaftar.
 
 

Review: SK-II for acne-prone skin

First of all, i am not beautiful and not even trying to be, soalnya saya bukan artis or model. The next is semua produk yang saya review disini adalah saya beli dengan duit sendiri, sukur-sukur SKII baca dan kasi gua diskon (gak usa ngomong dikasi gratisan dulu ye. hahaha). Tapi karena saya ada tipikal orang dengan wajah sensitif, acne prone and normal-oily gitu saya udah ngerasain gimana capek berganti-ganti skincare sampe bener-bener nemu yang cocok. kebanyakan skincare yang saya coba, pertama-tama diapply ke wajah pasti kelihatan bagus-bagus aja, tapi tunggu beberapa jam kemudian akan jadi kilang minyak. Beberapa di antaranya bahkan lebih buruk, dalam 1-2 jam uda cukup bikin wajah saya jadi wajan penggorengan.

Kalau di dalam dunia kosmetik dan per-lenongan, saya percaya kalau kulit wajah uda bagus, pake makeup apa aja (bahkan gak pake sama sekali) akan keliatan cantik. Jadi, saya lebih memilih investasi di skincare or skin-treatment ketimbang makeup. Beberapa waktu lalu, saya update mengenai kunjungan saya ke dr.kun. Tetapi seperti yang saya udah pernah tulis di beberapa post sebelumnya, saya berusaha untuk gak lama-lama mentok di satu dokter dan pake krimnya terus-terusan. Jika keadaan kulit saya semakin membaik, biasanya saya uda mulai curang sedikit dan perlahan-lahan melepaskan diri dari ketergantungan obat-obat dokter. Menggunakan produk yang ada di pasaran (baca: bisa dibeli tanpa resep).

Setelah coba sana-sini, kecewa sana-sini, setahun lalu saya coba menggunakan (ini masih tetep treatment dr.kun ceritanya) SK-II. Nah, sekarang mau coba review beberapa produknya setelah pemakaian waktu kurang-lebih setahun

1. SK-II Facial Treatment Essence

SK-II FTE

Ini adalah produk yang jadi best-seller SKII. Bahkan mereka gak segan-segan bilang kalau FTE ini adalah “miracle water” dalam marketing campaign mereka. Teskturnya cair banget, warnanya sedikit putih keruh, dan baunya emang rada aneh. Biasanya saya pake ke wajah setelah cuci muka dan sebelum apply moisturizer (daytime) atau sebelum apply krim malam (night). Karena harganya yang gak murah juga, saya ada sedikit tips nih to worth-every-drop dan jangan terbuang percuma ke kapas. Saya biasa masukin ke spray-bottle gitu trus disemprotin ke wajah secara merata. Selain menjamin cairannya gak akan tumpah atau malah nyerap di kapas, cara ini juga bisa menjamin FTE-nya merata ke seluruh wajah dan leher.

2. SK-II Facial Treatment Clear Lotion

SK-II CL

Ini bentuknya sama juga cair cuma gak memiliki aroma apapun dan warnanya lebih jernih dari FTE. Gunanya ini untuk membersihkan residu makeup atau debu yang nempel di wajah. Cuci muka bersih pake facial wash itu ternyata gak jamin kalau wajah udah sepenuhnya bersih, apalagi yang tipe gampang berjerawat kayak gua. Pori-pori kesumbat dikit aja, pasti bakalan jadi jerawat. Clear lotion ini biasanya diapply seabis cuci muka, pokoknya anytime seabis cuci muka.

3. SK-II Facial TreatmentCleanser

SK-II Cleanser

Bentuknya kayak pasta gitu dan warnanya putih. Buihnya gak terlalu banyak, jadi pas diapply kok kesan cuci mukanya kurang berasa. Mungkin di antara semua produk SK-II, gua kurang suka dengan facial washnya ini. Kenapa? Karena menurut gua kurang berbuih (buih-less malah), jadi kesan cuci mukanya kurang berasa dan kayaknya muka kurang bersih gitu deh. Apalagi kalo tinggal di Jakarta, udah seharian di kantor trus balik kantor kok muka berasa kena debu semua gitu. Untuk sekarang, facial wash saya selingkuh merk. I prefer kose sekkisei facial wash.

4. SK-II Stempower

Bentuknya creamy berwarna putih dan gampang diserap kulit. Menurut SA nya sih pemakaiannya bisa daily dan buat krim malam. Personally, saya pakenya cuma malem doang. Urutannya adalah Facial wash – clear lotion – FTE – Steam power. Ribet yah? I know, but beauty needs effort kan ?! Efeknya di kulit saya, bikin kulit wajah jadi lembut, well-hydrated dan gak bikin muka jadi oily. Kalau lagi ada break-out, jerawat lagi heboh-hebohnya ini steam power bisa bantu ngurangin nyeri dan bantu ngempesin. Salah satu hal yang gak suka dari produk ini adalah kemasannya. For the sake of hygiene, saya memilih dalam bentuk botol pump gitu, gak sering-sering kena campur udara luar.

5. SK-II Facial Treatment Clear Solution

Teksturnya gel, tidak berwarna dan berbau dan dalam kemasan botol pump. Ini adalah daily moisturizer yang cocok buat kondisi kulit berminyak kayak saya. Penggunaannya sedikit tricky, dari beberapa review di internet banyak yang kecewa karena gak merasakan efeknya di wajah mereka. Tapi saya sendiri, saya cukup puas (masi cukup puas lho, artinya saya masi tetep cari daily moist yang bener-bener cocok ke kulit saya). Jadi saat apply ke wajah, wajah itu sedikit dipijat dengan pola circular motion, tunggu beberapa saat sebelum mulai menggunakan foundation, BB or CC cream atau make up lanjutan lainnya. Urutannya facial wash – FTE – Clear Solution. Menurut saya, dibandingkan moisturizer sebelumnya yang pernah saya coba (kose junkisui, murad for acne skin), this one is better.

6. SK-II Cellumination Essence Ex

SK-II Cell Ex

Teskturnya cair dan berwarna broken-white dan berfungsi sebagai serum. Banyak yang nge-review produk ini dan menggunakan daily. Tapi karena harganya emang gak sopan, saya prefer menggunakannya 1-2x dalam seminggu pada malem hari (night cream) setelah mijet-mijet wajah. Urutannya: facial wash – clear lotion – fte – cell ex. Sejujurnya, ini produk SKII trakhir yang saya coba gara-gara racunnya kenceng di dunia review skincare (ditambah lagi saya adalah banci SKII). Ini bikin kulit wajah semakin glowing and trust me, once you have glowing skin you don’t need any expensive make up to make your skin feel better.

7. SK-II Facial Treatment Mask

SK-II FTE Mask

Singkatnya ini bagi saya adalah kayak FTE dalam bentuk masker. Efeknya melembutkan, melembabkan, bikin wajah adem dan kalau yang lagi punya jerawat yang meradang masker ini bisa bantu ngurangin. Lagi-lagi karena masalah harga, I prefer using this for a very special occasion. Paling banter 2x dalam sebulan. Biasanya cuma juga sekali doang. Buy and use this if you have extra cash aja deh.

Overall review, saya cukup puas dengan produk SKII ini dan bagi yang punya kulit wajah seperti saya mungkin bisa cobain juga. Bagi yang mau coba, saya rekomendasiin beli yang tester size (go google yourself)  dan jangan langsung beli yg normal size (kalau cocok sih gapapa, kalau ternyata enggak… well uda beli mahal malah gak kepake).

PS: all the pictures taken from SK-II official site

acne treatment: Dr. Kun Jayanata (Moestopo)

Well, hi… uda lama gak menulis sesuatu yang bener-bener berguna bagi pembaca. Ngeliat beberapa halaman ke belakang, kok kebanyakan curhat yah? Padahal saya aslinya gak lebay lho orangnya.

Jadi seperti pemiliki jerawat di seluruh dunia, saya ini orangnya persistent dalam mencoba berbagai alternatif pengobatan jerawat. Mulai dari gonta-ganti skincare sampai dengan ganti dokter juga. Tapi sepertinya penantian saya terjawab di dokter terakhir ini.

Namanya dokter kun djayanata. Buka praktek di daerah moestopo (di seberang kampus Binus Int’l. Deket dengan Senayan City). Awalnya saya mencoba kesini karena ada temen yang rekomendasi setelah ngeliat perubahan yang baik dari temen kantornya.

Well, setelah lelah menghitung jerawat yang semakin merajalela di daerah pipi dan dagu. Akhirnya saya mencoba ke klinik ini. Diantriin jam 5.30 pagi (benar sekali. jam stengah  6 pagi) oleh asisten rumah tangga kosan temen. Saya dapat nomer antrian 29. Jam 12 siang, saya ditelepon oleh pihak dokter kun dan disuruh daftar ulang konsultasi jam 3-4 sore.

Sesampainya disana, langsung daftar ulang dan susternya bakalan ngasih kartu pasien terus disuruh nunggu sampai dokter kun manggil nama kita. Praktek dokter kun ini lebih mirip dengan klinik umum dibandingkan dengan klinik kecantikan. Jadi, jangan ngarep ruangan itu dipenuhi sofa empuk, bunga warna-warni, lukisan indah dan sebangsanya. Benda yang ada di ruang tunggu cuma meja kasir dan penebusan obat (digabung jadi 1), 20 kursi tunggu, 1 buah televisi LCD menggunakan layanan tv kabel berlangganan (tapi selalu bisu. Sepertinya dokter kun ngeset volume tipinya sampe 0), 1 buah dispenser dan beberapa gelas plastik.

Setelah penantian 1 jam lebih, akhirnya saya dapet giliran buat konsultasi. Dokter kun itu orangnya baik dan kita tanya apa aja pasti dijawab ama dia. Di kunjungan pertama saya, dia menyesalkan saya pernah memasuki treatment-ajaran-sesat. Apakah itu? dia menyesalkan ada beberapa bekas jerawat bolong-bolong gitu di daerah pipi. Ternyata, jika jerawat masih dalam keadaan aktif, tidak pernah dianjurkan untuk facial. Facial itu bisa dilakukan untuk wajah bebas jerawat. Untuk kategori wajah saya kmaren, jerawat baru bisa bersih dalam waktu seenggaknya 8 bulan, masalah scars dan sebangsanya akan dikonsultasikan setelah ngeliat progress wajah gua. Bisa jadi disuruh RF, laser atau sebangsanya. Tapi intinya, saya harus telaten dan nurutin ngomongan dokter kun (seperti jangan bolos makan obat, jangan lupa olesin krim dan tetep minum air putih itu wajib hukumnya).

Seperti perawatan di klinik kecantikan lain, saya disuruh cuci muka dan foto. Gunanya untuk dokumentasi dokter dan kita sendiri. Dengan demikian, bisa dilihat perubahan wajah ke arah yang semakin baik. Setelah tanya macem-macem dan dimarahin macem-macem juga. Dokter kun menuliskan beberapa resep.

Tidak seperti di e**a, pengambilan obat gak harus pake ambil nomer antri lagi. Gak beberapa lama kemudian, nama saya dipanggil. Untuk kunjungan pertama, saya diharuskan beli antibiotik (untuk 2 minggu pertama), obat minum (30 butir), krim malam III, krim pagi I. Untuk facial wash, dokter kun gak maksa harus pake produknya dia. Selama kita masih pake facial yang non-scrub, masi bisa diterusin.

Kunjungan kedua saya dijadwalkan 4 bulan setelah kunjungan pertama. Ini bikin saya sedikit shock. Karena setelah coba 3 klinik sebelum dr kun, semua pasti bilang saya harus konsultasi tiap bulan. Which is bikin kere. Untuk kunjungan pertama ini, biayanya kena 600rb an. Untuk beli obat di bulan berikutnya sampai ke jadwal konsultasi selanjutnya, bisa dilakukan secara online. Tinggal telepon dokter kun, trus transfer duitnya udah deh… obat dianterin sampe ke rumah.

Overall testimonial dari saya, dari semua dokter kulit yang pernah saya coba. Saya paling puas dan seneng dengan dokter kun. Dari awal dia bilang gak akan kasil hasil instant (*lirik-klinik-sebelah* yang dalam waktu 1 bulan bikin jerawat ilang tapi setelahnya bikin kulit wajah makin tipis dan sensitif. Belum lagi anjuran facial dan sebangsanya). Obatnya juga tergolong gak mahal (bukan berarti murah juga yah).

Finally, bagi yang mau cobain dokter kun. Ini beberapa tips dari saya:

  1. Jangan pede dateng konsultasi tanpa antri. Bakalan sia-sia dan gak dilayani. Antriannya juga kudu dateng ke sana dan daftar di pos satpam (please, don’t do phone-registration. You just waste your time and your money)
  2. Jangan makeup-an! Plus come there with bare-face. Biar dokter kun nya bisa ngeliat tingkat keparahan jerawatnya kita.
  3. Obat minum (berupa pil) dari dokter kun ini bikin bibir cepat kering dan terkelupas. Jadi, butuh minum air putih yang banyak dan jangan lupa olesin lipbalm (don’t use your saliva, it will get worse)
  4. Dari pengalaman gua disana, hasil treatmentnya keliatan setelah bulan ke-3. Di bulan 1-2 bahkan bikin purging dan kulit saya makin menghitam. But that’s it. Setelah memasuki bulan ke-3, Voila! berangsur-angsur komedo berkurang, jerawat ilang, kadar minyak berkurang.
  5. Ikutin aja nasehat dokter kun.
  6. Wait for the next update yah! Lagi bikin appointment buat RF nih buat ngeratain scars di pipi.

Sedikit update-an nih soal antri-mengantri. Sekarang untuk antri itu harus dilakukan sendiri (nitip ke orang terdekat boleh juga) disertai dengan KTP/SIM. Jadi, untuk beberapa informasi di Internet yang bilang kalo untuk antri bisa pake calo, sekarang udah gak bisa lagi. I know, sedikit nyebelin dan nyusahin, tapi beauty needs effort lho ladies.

Untuk yang penasaran skincare routines after dokter kun, mungkin bisa cek postingan saya yang ini:

1. Clarisonic MIA2 Review

2. SK-II for Acne Prone Skin

Hi Ladies,

Untuk yang ikutin blog ini dan penasaran gimana sekarang keadaan di praktek dokter kun, ada update-annya lho. Please visit yah:

Updated: Review Dokter Kun

Good luck, ladies!